RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Peluang bekerja di luar negeri tidak hanya dilirik warga yang tinggal di desa, tapi juga kota. Karena peluang bekerja di Bojonegoro terbilang terbatas. Bagus Setya, pemuda asal Kecamatan Bojonegoro Kota mengaku sedang mempersiapkan diri untuk bekerja di Jepang.
Kebetulan ia baru lulus S-1 Sastra Jepang tahun lalu. “Saya masih proses melengkapi segala persyaratan untuk bisa kerja di Jepang. Karena sejauh ini, sudah menyebar lamaran belum ada yang nyantol,” bebernya.
Menurutnya, bekerja di luar negeri bisa membuka lebih banyak lagi peluang di masa mendatang. “Namun, tentu dengan segala risiko yakni jauh dari orang tua,” tambahnya. Sebab, harapannya, bisa meringankan beban orang tua. “Pelan-pelan menata hidup dengan penghasilan yang mapan,” kata pemuda berusia 23 tahun tersebut.
Terpisah, Yoga yang juga warga Kecamatan Bojonegoro Kota sudah lebih dari sepuluh tahun bekerja di Amerika Serikat. Ia mengaku belum ada rencana pulang ke Indonesia. Menurutnya, peluang kerjanya di kampung halaman terbatas. “Kalau pun bikin bisnis, juga tidak mudah itu,” jelas pria berusia 38 tahun itu.
Yoga yang bekerja di restoran itu fokus menabung. “Selain menabung, juga kirim uang bulanan kepada orang tua,” katanya. Hasil ia menabung, tambah dia, kerap ia percayakan kepada orang tuanya untuk beli aset properti sebagai investasi di masa depan (dan/bgs)
Editor : Yuan Edo Ramadhana