Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Yuk

Bupati Bojonegoro Sarankan Pencaker Perlu Tingkatkan Soft Skill

Yuan Edo Ramadhana • Sabtu, 28 Juni 2025 | 18:00 WIB
MENCARI KERJA: Pemuda sedang mencari kerja, sejak Januari hingga Mei tercatat 1.009 warga Bojonegoro mencari kerjaan.
MENCARI KERJA: Pemuda sedang mencari kerja, sejak Januari hingga Mei tercatat 1.009 warga Bojonegoro mencari kerjaan.

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Berdasar informasi dari laman resmi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, beberapa langkah untuk mengurangi angka pengangguran di Bojonegoro telah dilakukan. Beberapa di antaranya, menyediakan informasi lowongan kerja, salah satunya melalui Instagram @sitiworobejo milik Disperinaker Bojonegoro.

Kemudian, mengadakan kursus, pelatihan, hingga berbagai peningkatan skill lainnya pada siswa/ siswi atau pencaker di Bojonegoro. Salah satunya, seperti mengadakan bimbingan jabatan bagi siswa/siswi SMK dan bimtek aplikasi siapkerja di Pendapa Malowopati pada 27 Mei 2025 lalu.

Pada kegiatan tersebut, Bupati Bojonegoro Setyo Wahono mengajak seluruh pihak untuk meningkatkan kualitas bursa kerja khusus agar dapat memberikan bahan yang lebih baik kepada pencari kerja.

Selain itu, pemberian informasi, pendampingan, fasilitas pelatihan, dan peningkatan kompetensi bagi pencaker. Juga, pengembangan kerja sama dengan dunia usaha untuk menciptakan peluang kerja.

Menurutnya, dalam menghadapi tantangan dunia kerja saat ini, para siswa/siswi perlu meningkatkan kualitas soft skill, keterampilan dan memiliki nilai lebih. Etika dan etos kerja juga harus dibangun untuk pengembangan diri.

Baca Juga: Menengok Dunia Kerja di Bojonegoro: Pengangguran Didominasi Lulusan SMA, Mayoritas Pekerja Berpendidikan Terakhir SD

’’Perlu mamanfaatkan peluang yang ada untuk menjaga generasi yang melek teknologi, dan siap menghadapi dunia kerja,” ujarnya.

Terpisah, Azizah salah satu pencaker lulusan SMK di Kecamatan Dander mengatakan, telah mencari pekerjaan sejak awal kelulusan pada Mei 2025 lalu. Sengaja langsung mencari kerja setelah lulus, agar tidak menganggur lama nantinya.

Karena, perempuan berjilbab tersebut memiliki rencana untuk kuliah sambil bekerja setelah lulus dari jenjang SMK. Namun, kenyataan tidak sesimpel bayangan yang telah direncanakan. Dia mengaku, cukup sulit mencari kerja, karena tidak banyak perusahaan atau tempat kerja mau menerima anak kuliah untuk bekerja.

’’Ternyata banyak perusahaan yang tidak mau menerima anak yang mau meneruskan kuliah untuk kerja. Jadi, banyak ditolak saat interview, karena jujur kalau mau kuliah ke depannya,’’ katanya. (ewi/bgs)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#bupati bojonegoro #pengangguran #lowongan kerja #dunia usaha #pemkab bojonegoro #bojonegoro #Bimbingan #Setyo Wahono #pencaker #disperinaker bojonegoro