BOJONEGORO, Radar Bojonegoro - Masyarakat yang menanti kembalinya kereta api (KA) Sancaka Utara, harus bersabar. Sebab KA relasi Surabaya-Jogjakarta via Bojonegoro itu, perlu waktu dua sampai tiga tahun lagi menanti perubahan Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka). Sebab, jadwal KA telah dihapus dari Gapeka 2023.
Syifa Dewantara, salah satu railfans atau pengamat kereta mengatakan, masyarakat yang menanti KA Sancaka perlu menunggu perubahan jadwal KA skala besar. Seperti dalam Gapeka 2023 pada Juni lalu, yang mengganti grafik perjalanan dari tahun 2021.
Meski perubahan bisa dilakukan, namun hanya skala kecil seperti penambahan kecepatan, dan penyesuaian waktu berangkat. ‘’Kalau perubahan skala besar, biasanya 2-3 tahun sekali,” ungkapnya kepada Radar Bojonegoro.
Kepala Stasiun Bojonegoro Totok Kushendarto belum bisa memastikan kapan KA Sancaka Utara beroperasi lagi. Mengingat KA tersebut tidak ada dalam Gapeka 2023. Meski dimungkinkan bisa jalan, namun hanya sebagai KA tambahan
‘’Ketika KA Sancaka Utara beroperasi lagi, kami akan sosialisasikan kepada para pelanggan dan masyarakat Bojonegoro,” ujarnya.
Manajer Humas PT KAI Daop 8 Surabaya Luqman Arif mengatakan, hingga saat ini belum ada rencana beroperasinya lagi KA Sancaka Utara. KA memiliki rute lengkap, yakni Surabaya Pasarturi, Lamongan, Babat, Bojonegoro, Cepu, Randublatung, Kradenan, Gambringan, Gundih, Salem, Solo Balapan, Klaten, Yogyakarta, Wates, dan Kutoarjo.
‘’(KA Sancaka Utara) belum beroperasi lagi,” ungkapnya.
Perlu diketahui, KA Sancaka Utara mulai beroperasi pada 1 Desember 2019. Namun, baru setahun berjalan, kereta tersebut harus berhenti karena alasan pandemi dan minimnya okupansi penumpang yakni di bawah 50 persen. Bahkan, per 1 Juni lalu, Kereta Sancaka Utara sudah dihapus dari Gapeka 2023. (dan/bgs)
Editor : Yuan Edo Ramadhana