‘’Minyak sudah sempat datang. Namun, tidak banyak karena juga kami pakai berjualan dan didistribusikan,” kata Pimpinan Cabang Badan Urusan Logistik (Bulog) Bojonegoro Sugeng Hardono.
Menurut Sugeng, stok Minyakita hampir habis lagi. Permintaan terus naik, namun suplai tidak banyak. ‘’Kami tergantung suplai dari pabrikan. Dan pabrikan memiliki jaringan-jaringan distributor secara reguler yang harus dipenuhi,” ujarnya.
‘’Karena permintaan banyak. Dan mungkin betul anggapan bahwa ada peralihan minyak dari beberapa merek ke Minyakita,” lanjut dia.
Banyaknya permintaan, menurut Sugeng, akhirnya beban terhadap Minyakita berat dari penyediaan maupun stok. Pertengahan Maret mendapat stok Minyakita hampir 50.000 liter. Sekarang stok tersedia sekitar 20.000 liter. ‘’Sekitar sebulan sudah berkurang sekitar 20.000,” jelasnya.
Sedangkan, kebutuhan pokok lainnya seperti beras dan gula tersedia di Bulog dipastikan aman hingga Lebaran. Stok gula sekitar 50 ton. Beras sekitar 3.200 ton. Gula direncakan datang 200 ton. Beras masuk setiap hari sekitar 100-200 ton dari tiga gudang. Yakni Bojonegoro, Lamongan, dan Tuban.
Menurutnya, beras tidak naik signifikan karena suplai dari hasil panen cukup banyak. Sehingga bisa memastikan dapat memasok beras ke pasar secara ketersediaan. (yna/rij) Editor : M. Yusuf Purwanto