RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Waktu operasional Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Temayang belum dipastikan. Lagi-lagi masih digelar rapat hingga forum group discussion (FGD) lintas sektor, salah satunya melibatkan Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bojonegoro.
"Hari ini (kemarin, red) dilakukan FGD persiapan operasional RSUD Temayang," kata Ketua Komisi C DPRD Bojonegoro Ahmad Supriyanto, kemarin (16/9).
Pri, sapaannya mengatakan, dalam diskusi digelar di RSUD setempat itu di antaranya membahas sejumlah poin yang harus diselesaikan. Di antaranya perizinan, sumber daya manusia (SDM), hingga sarana prasarana.
Baca Juga: Usai Mutasi, RSUD Temayang Segera Beroperasi
"Perizinan kalau izin operasional sudah, tapi SDM belum. Dan membahas dan lain-lainnya yang dianggap urgent (penting, red). Karena itu melibatkan lintas sektoral," jelas dia.
Sehingga, lanjut dia, salah satu yang harus dilakukan adalah membentuk tim percepatan. Pihaknya menarget, tim tersebut harus terbentuk hari ini (17/9). Terkait kapan mulai operasional RSUD diminta secepatnya. "Besok (hari ini, red) sudah harus ada tim percepatan. Terkait operasional kami target secepatnya tahun ini," ujar dia.
Sebab, tegas dia, layanan kesehatan penting bagi masyarakat termasuk wilayah pedesaan di antaranya Bojonegoro selatan seperti Kecamatan Temayang. Akses ke fasilitas kesehatan (faskes) harus terus didorong.
"Kami mendorong akses ke faskes-faskes ini mudah bagi masyarakat. Merata tidak hanya di kota, tapi desa juga," ujar dia.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bojonegoro Ninik Susmiati belum bisa dikonfirmasi terkait pembentukan tim percepatan serta kesiapan SDM serta sarana prasaran. (yna/msu)
Editor : Farhan Reza Ardiansyah