RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Penyaluran Dana Desa (DD) tahap II di Bojonegoro masih berjalan. Hingga Jumat (24/7), baru 130 desa yang berhasil mencairkan anggaran, sementara 223 desa lainnya belum mengajukan pencairan.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Bojonegoro Djoko Lukito mengatakan, progres penyaluran DD tahap II masih terus berlanjut. Selain 130 desa yang telah menerima pencairan, terdapat puluhan desa yang masih berada pada berbagai tahapan administrasi.
"Hingga saat ini, DD tahap II sudah disalurkan kepada 130 desa," ujarnya, Jumat (24/7).
Baca Juga: 16 Desa di Bojonegoro Belum Cairkan Dana Desa, Pencairan Tahap Pertama Terakhir 15 Juni
Djoko merinci, sebanyak 20 desa saat ini masih menjalani proses verifikasi di DPMD. Kemudian, lima desa berada pada tahap perbaikan dokumen, sedangkan 20 desa masih dalam proses pengajuan di tingkat kecamatan.
Selain itu, terdapat sembilan desa yang harus merevisi berkas sebelum memasuki tahap verifikasi, serta 12 desa yang hingga kini belum menyelesaikan revisi dokumen.
"Selebihnya, sebanyak 223 desa masih belum berproses mengajukan pencairan Dana Desa tahap II," katanya.
Sementara itu, untuk penyaluran DD tahap I, masih ada tiga desa yang belum mencairkan anggaran. Masing-masing Desa Drokilo, Kecamatan Kedungadem, karena masih menunggu penunjukan penjabat (Pj) kepala desa. Sedangkan Desa Bandungrejo, Kecamatan Ngasem, dan Desa Brabowan, Kecamatan Gayam, masih menyelesaikan pekerjaan yang didanai pada tahun anggaran sebelumnya.
Djoko menjelaskan, mekanisme penyaluran Dana Desa tahun ini tidak lagi membedakan alokasi berdasarkan skema earmark maupun non-earmark. Perbedaan hanya terletak pada besaran pencairan sesuai status desa.
Baca Juga: APBD Bojonegoro 2026 Bergeser Jadi Rp 6,3 Triliun, Dipicu Penurunan Pagu Dana Desa
"Untuk desa mandiri, pencairan tahap I sebesar 60 persen dan tahap II 40 persen. Sementara desa nonmandiri menerima 40 persen pada tahap I dan 60 persen pada tahap II," jelasnya.
Selain penyaluran reguler, pemerintah pusat juga masih membuka peluang pemberian Dana Desa tambahan bagi desa yang memiliki kinerja baik. Di Bojonegoro, diperkirakan sekitar 80 desa berpotensi menerima insentif tersebut.
Baca Juga: Dana Desa Dipangkas KDKMP, BUMDes Blungun Kecamatan Jepon Blora Tetap Bergerak
"DD tambahan diberikan kepada desa berkinerja baik. Biasanya sekitar Rp 250 juta per desa, tetapi untuk tahun ini besarannya masih menunggu ketentuan dari pemerintah pusat," pungkasnya. (yna/zim)
Editor : Farhan Reza Ardiansyah