BLORA, Radar Bojonegoro - Pengajuan bantuan pembangunan Pasar Ngawen masih belum ada titik terang. Bupati Blora Arief Rohman berencana sambangi Kementerian Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) pekan ini.
Berharap anggaran bisa dikucurkan untuk bangun pasar yang terbakar tersebut pada 9 Januari 2024 lalu tersebut. ’’Untuk pembangunan Pasar Ngawen, hari Senin atau Selasa kami akan ke (Kementerian) PUPR. Karena anggarannya cukup besar,” ungkap Bupati Arief saat di halaman Kantor DPRD Blora.
Arief mengatakan, pengajuan pembangunan Pasar Ngawen di Kementerian Perdagangan sudah menjadi prioritas. Namun, anggarannya berada di Kementerian PUPR. Sehingga, pihaknya bakal melobi untuk mendapatkan bantuan tersebut.
’’Pembangunannya di Kementerian PUPR Dirjen Cipta Karya. Kami akan mencoba lobi. Karena skemanya dari Kementerian PUPR,” ungkapnya. Diketahui, pengajuan bantuan untuk pembangunan Pasar Ngawen itu karena anggaran daerah terbatas. ’’Kalau anggarannya ada bisa dibangun, semua ini kan terkait anggaran,” katanya.
Ketua DPRD Blora Mustopa mengatakan, mendukung upaya pemkab untuk mengajukan bantuan. Pihaknya juga bakal membersamai pemkab untuk melobi Kementerian PUPR. ’’Mudah-mudahan bisa segera klir,” katanya
Mustopa menambahkan, pihaknya juga telah ke Kementerian Perdagangan. Namun, disarankan untuk ke Kementerian PUPR. ’’Rekomendasinya memberikan ke PUPR karena leading sector-nya terkait infrastruktur,” katanya.
Diberitakan sebelumnya, kerugian kebakaran Pasar Ngawen sebesar Rp 30,6 miliar. Dampaknya, pedagang saat ini tidak bisa menempati pasar dan kesulitan berjualan. Dan, berharap pasar segera dibangun. (luk/bgs)
Editor : Hakam Alghivari