BLORA, Radar Bojonegoro – Usai lolos seleksi computer assisted seleksit (CAT), 197 peserta mengikuti seleksi wawancara di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Blora. Mereka berebut kursi Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Blora 2024.
Komisioner Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan Sumber Daya Manusia (Sosdiklih Parmas SDM) KPU Blora Ahmad Mustakim menyebut, sebelumnya telah mengumumkan peserta yang lolos CAT melalui website.
Kemudian mereka yang lolos, mengikuti seleksi tahap berikutnya. Yakni, seleksi wawancara. ’’Yang mengikuti wawancara ada 197 orang. Wawancara dilakukan dua hari. Minggu (12/5) dan Senin (13/5),” jelasnya.
Peserta yang mengikuti wawancara itu berasal dari 16 kecamatan. Selain dibagi dua hari saat seleksi wawancara, juga dibagi dua panel. Tiap panel ada dua komisioner menyeleksi. Menurutnya, dalam seleksi wawancara itu ada beberapa materi dan aspek yang ditanyakan.
Mulai soal kepemiluan, rekam jejak, riwayat pendidikan, pemahaman soal geografis, hingga pengalaman organisasi. ’’Pemahaman soal penguasaan wilayah ini penting karena mereka harus tahu geografis wilayahnya seperti apa,” tambahnya.
Pada tahap wawancara ini, banyak peserta dari kelompok aparatur sipil negara (ASN) gugur. Karena tak hadir saat CAT. ’’Nanti saya cek lagi soal jumlah ASN-nya berapa pastinya. Kalau guru swasta sudah. Perangkat desa juga ada. Prinsipnya, dari semua pekerjaan di badan ad hoc tidak ada larangan. Cuma kembali ke instansi terkait dan pribadinya,” tuturnya.
Diketahui, kebutuhan PPK sebanyak 80 orang yang mana lima orang PPK per kecamatan . Namun, akan diumumkan sepuluh. ’’Karena untuk cadangan,” imbuhnya. Pengumumannya pada 15 Mei. Dan, 16 Mei langsung dilantik. (hul/bgs)
Editor : Hakam Alghivari