Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Yuk

Cuaca Ekstrem di Bojonegoro Membuat Ayam Kelimpungan

Yuan Edo Ramadhana • Jumat, 13 Oktober 2023 | 21:50 WIB
Iluastrasi Ayam Kelimpungan (Ainur Ochiem/R.Bjn)
Iluastrasi Ayam Kelimpungan (Ainur Ochiem/R.Bjn)

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Kondisi panas ekstrem di Bojonegoro membuat angka kematian ayam di peternakan meningkat. Selain itu, tidak sedikit ayam di peternakan Bojonegoro mengalami stres sehingga berpengaruh pada produksi telur yang dihasilkan.

Melihat kondisi ini, para peternak merasa was-was. Terlebih saat ini, harga telur ayam juga mengalami penurunan.

Satria Utama, Pengurus Unit Peternak Ayam Karang Taruna Lima Bersaudara mengatakan, terdapat peningkatan kematian ayam akibat cuaca panas di Bojonegoro. Hewan ternak itu mengalami dehidrasi.

Biasanya kematian terjadi dalam jangka waktu satu hingga dua minggu sekali. Dengan jumlah kematian hanya satu sampai tiga ekor. Sekarang hampir setiap dua tiga hari selalu ada ayam yang mati. ’’Bahkan kemarin kematian ayam sehari mencapai tujuh ekor,’’ ujarnya.

Selain itu, Satria menyampaikan, efek dari cuaca panas ekstrem untuk peternakan ayam. Yakni, menurunnya produksi telur akibat banyak ayam mengalami stres.

Akibatnya, tidak sedikit ayam yang mau betelur karena panas ekstrem dan sering terjadi angin kencang di kemarau ini. ’’Tingkat stress ayam naik drastis di kondisi cuaca panas ekstrem ini,’’ jelasnya.

Kekhawatiran lain juga menghantui para peternak. Karena saat ini harga telur ayam anjlok, sedangkan untuk harga jagung sebagai pakan ayam melonjak. Setelah mengalami kenaikan harga tertinggi mencapai Rp 30.000 per kilogram (kg) pada Juli 2023. Saat ini mengalami penurunan hingga Rp 5.000. Yakni, Rp 24.500 per kilogram untuk harga telur ecer.

‘’Profit dari peternakan ayam saat ini, tidak sebanding dengan risikonya,’’ keluhnya. (ewi/msu)

 

 

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#kondisi cuaca #cuaca akstrem #peternak #kematian #panas #Ayam #bojonegoro #stress