BOJONEGORO, Radar Bojonegoro - Peluang pemain muda Bojonegoro berkarir di Elite Pro Academy (EPA) dinilai terbuka lebar. Terlebih potensi pemain muda di Bojonegoro tidak kalah dari wilayah lain.
Saat ini terdapat beberapa pemain muda Bojonegoro sedang menjalani seleksi dengan klub berkompetisi dalam EPA. Diantaranya dua pemain muda yang masuk dalam skuad dipersiapkan untuk porprov, yaitu M. Febri Suryanto dan Mohamad Sahrul Hafiz.
Katua Askab PSSI Bojonegoro Sally Atyasasmi mengatakan, terdapat dua pemain Bojonegoro lolos seleksi di EPA Persebaya U-17. Dua pemain tersebut memang memiliki kemampuan yang baik dan masuk skuad porprov.
''Langsung ikut pemusatan latihan di sana,” ungkapnya.
Sally mengaku mendukung dan merelakan kedua pemain tersebut fokus ke EPA. Terlebih karir kedepannya dinilai lebih baik. Sehingga bisa tetap mengikuti pemusatan latihan di klub tersebut.
Komite Eksekutif (Exco) PSSI Eko Setyawan mengatakan peluang terbuka lebar untuk pemain muda potensial Bojonegoro. Khususnya pemain yang betul-betul serius ingin menjadi pesepak bola profesional.
Menurut Eko, EPA akan menjadi awal perjuangan pemain muda, termasuk dari Bojonegoro untuk memulai mengikuti kompetisi resmi. Terlebih EPA diselenggarakan oleh PT Liga Indonesia Baru (LIB).
''Sebagai bentuk upaya memberikan jam terbang kepada pemain muda di liga resmi,” terangnya.
Eko menjelaskan melalui EPA, klub Liga 1 diwajibkan memiliki pembinaan usia dini atau academy sepak bola. Terdapat empat katagori usia EPA U-13, U-15, U-17, dan U-20 tahun. Sehingga peserta EPA hanya klub Liga 1 saja.
Kompetisi berlangsung home tournament,” jelasnya. (irv/msu)
Editor : M. Yusuf Purwanto