RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Memasuki musim kemarau, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Bojonegoro menggencarkan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat sebagai langkah antisipasi meningkatnya potensi kebakaran.
Hingga Juni 2026, Damkarmat telah melaksanakan 55 kegiatan sosialisasi dan edukasi. Kegiatan tersebut menyasar masyarakat umum, sekolah, instansi pemerintah, perusahaan swasta, hingga Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Kepala Dinas Damkarmat Bojonegoro Siswoyo mengatakan, sebanyak 3.886 peserta telah mengikuti sosialisasi dan edukasi yang digelar selama semester pertama tahun ini.
"Pada bulan ini kegiatan sosialisasi dan edukasi sudah terjadwal hingga akhir Juli, mulai di sekolah hingga Bulog," ujarnya.
Baca Juga: Damkar Bojonegoro Tangkap 235 Ular Sepanjang Tiga Bulan Pertama 2026, Didominasi Wilayah Perkotaan
Selain memberikan edukasi kepada masyarakat, Damkarmat juga melakukan inspeksi terhadap sejumlah bangunan untuk memastikan kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran.
Hingga Juni, inspeksi dilakukan di 38 gedung pemerintah, 10 kantor swasta, 15 lokasi SPPG, serta 10 pertokoan.
Di samping itu, Damkarmat juga menggelar pelatihan penanggulangan kebakaran di 11 titik SPPG guna meningkatkan kesiapsiagaan petugas dalam menghadapi keadaan darurat.
Siswoyo menambahkan, surat imbauan mengenai kewaspadaan dan pencegahan bahaya kebakaran selama musim kemarau 2026 telah diterbitkan sejak April lalu.
Imbauan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat sehingga risiko kebakaran pada musim kemarau dapat ditekan.
"Surat imbauan sudah kami keluarkan sejak April sebagai langkah antisipasi meningkatnya potensi kebakaran selama musim kemarau," pungkasnya. (irv/zim)
Editor : Bhagas Dani Purwoko