RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Dinas pemberdayaan masyarakat dan desa (DPMD) mencatat sebanyak 155 desa bakal menggelar pemilihan kepala desa (pilkades) serentak di 2027.
Persiapan mulai dilakukan, salah satunya rapat perencanaan penganggaran pengamanan pada Selasa (17/3). ‘’Ada 155 desa, tidak hafal satu per satu,’’ kata Kepala DPMD Bojonegoro Djoko Lukito, saat dikonfirmasi Rabu (18/3).
Dia melanjutkan, untuk rapat koordinasi (rakor) belum dilakukan. Sebab, tahapan masih mulai setahun lagi. Belum dipastikan kapan pelaksanannya. ‘’Belum saga hitung waktunya, masih kurang setahun lagi. Dipikir sok nek wis waktunya (dipikir besok kalau sudah waktunya),’’ lanjut dia.
Baca Juga: Pilkades PAW Bandungrejo Gagal, Pengisian Kursi Kades Disepakati dengan Pilkades Serentak 2027
Saat dikonfirmasi terkait anggaran hasil rapat penganggaran pengamanan, dia masih enggan berbicara. ‘’Kalau anggaran ke bappeda (badan perencanaan pembangunan daerah) yabg punya domain,’’ katanya.
Dikonfirmasi terpisah, Kepala Bappeda Bojonegoro Helmy Elizabeth membernarkan, telah dilakukan rapat perencanaan penganggaran pengamanan dalam rangka memfasilitasi persiapan pelaksanaan pilkades serentak 2027 dan 2028.
Helmy mengatakan, yang terlibat dalam rapat meliputi DPMD, kodim, dan polres. Sedangkan untuk anggaran, kata dia, belum pasti. ‘’Untuk anggaran pengamanan masih belum fix. Kalau besaran kebutuhan penganggaran bisa konfirmasi ke DPMD karena yang lebih tau kebutuhan anggarannya,’’ imbuh dia.
Sementara itu, Sekretaris Desa (Sekdes) Kalirejo, Kecamatan Kota Weli Teguh Saputra mengungkapkan, desanya tak mengikuti pilkades serentak 2027 melainkan di 2028. ‘’Pilkades di 2028,’’ kata Weli, sapaannya. (yna/msu)
Editor : Yuan Edo Ramadhana