Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Modal KDMP Belum Jelas, Pemkab Bojonegoro Agendakan Bimtek Untuk Pengurus Koperasi

Yana Dwi Kurniya Wati • Rabu, 3 September 2025 | 19:20 WIB
Infografis Koperasi Desa Merah Putih (AINUR OCHIEM/RADAR BOJONEGORO)
Infografis Koperasi Desa Merah Putih (AINUR OCHIEM/RADAR BOJONEGORO)

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Badan hukum koperasi desa/kelurahan merah putih (KDMP) di Kabupaten Bojoneogro dipastikan sudah tuntas, bahkan sudah dilaunching Juli lalu. Namun, hingga kemarin (2/9) belum sepenuhnya beroperasi.

Alasannya terganjal permodalan hingga bimbingan teknis (bimtek) dari instansi terkait.

"Untuk KDMP kami belum berjalan, karena masih menunggu juknis (petunjuk teknis) dan terbitnya NIB (nomor induk berusaha) sesuai arahan pendamping dinas koperasi. Namun, untuk kepengurusan aktif," jelas Ketua KDMP Desa Sumbertlaseh, Kecamatan Dander Muhammad Nafik kemarin (2/9).

Nafik melanjutkan, masih menunggu bimbingan teknis (bimtek) KDMP. Sebab, belum ada kabar lebih lanjut. Berharap bimtek dilakukan secara langsung mengingat rerata usia pengurus koperasi sekitar 50 tahun ke atas.

"Tanpa bimtek tatap muka tidak akan mungkin saling memahami. Rerata pengurus KDMP di desa usianya 50 tahun ke atas. Otomatis kalau tatap muka lebih detail. Tidak hanya mengandalkan daring atau online untuk absen lewat aplikasi bimtek," ujarnya.

Dia menambahkan, selain kurangnya pengetahuan pengurus, bantuan permodalan juga menjadi masalah saat ini. Nafik menjelaskan, awalnya modal sekian persen diambil dari alokasi dana desa (ADD). Namun, belum jelas hingga sekarang.

Sebab, kalau ADD dikurangi maka bisa menghambat proses pembangunan desa. Terlebih, pos anggaran sudah dirancang tahun sebelumnya. "Awal saat itu, modal dari sekian persen ADD. Namun, tentunya juga masih wacana," bebernya.

Kepala Desa (Kades) Sumbertlaseh, Kecamatan Dander Shofilin membenarkan, koperasi di desanya memang sudah terbentuk. Namun, masih menunggu perintah selanjutnya.

"Sudah terbentuk dan ready (siap). Tinggal menunggu perintah selanjutnya," katanya.

Kades Mulyoagung, Kecamatan Kota, Sawiyono mengatakan, KDMP desanya sudah terbentuk dan berbadan hukum. Namun, untuk beroperasinya koperasi masih menunggu informasi lebih lanjut. "Masih menunggu petunjuk lebih lanjut," katanya.

Sementara itu, Kades Kalangan, Kecamatan Margomulyo Kasmani menyampaikan, akta notaris KDMP desanya belum keluar. Sedangkan, jenis usaha sudah ditentukan. "Sudah (jenis usahanya) tapi belum berjalan. Menunggu akta notaris," tandasnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro (Dindagkopum) Bojonegoro Retno Wulandari mengatakan, belum semua KDMP beroperasi.

Karena, lanjut dia, rerata masih terkendala permodalan. Klaimnya, pihaknya sudah merencanakan terkait pengembangan KDMP. Yakni mengadakan bimtek dengan mengundang beberapa pihak terkait. "Untuk waktunya masih menyesuaikan," beber dia. (yna/msu)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#Permodalan #KDMP #Koperasi Desa Merah Putih #tatap muka #Koperasi Desa #dindagkopum #Bimtek #bojonegoro #Bimbingan #modal