RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Lonjakan pasien memenuhi rumah sakit di kawasan kota Bojonegoro, pascalibur Lebaran tahun ini. Seperti kunjungan pasien di RSUD Sosodoro Djatikoesoemo, sejak Selasa (8/4) hingga kemarin (11/4) rerata mencapai 1.000 pasien per harinya.
Staf Informasi dan Pengaduan Pasien RSUD Sosodoro Djatikoesoemo Gatut Sukisno menyampaikan, bahwa dari data kunjungan pasien sejak Lebaran mengalami lonjakan hingga kemarin (11/4).
’’Kalau setelah cuti bersama ini lonjakannya tinggi, rata-rata 1.000 orang per harinya,” ungkapnya. Gatut menambahkan, bahwa kunjungan pasien sempat menyentuh 1.200 pada Selasa (8/4). Menurutnya, meski mengalami lonjakan tinggi, tapi penanganan masih bisa selesai hingga sore hari.
’’Insyaallah besok sudah stabil,” imbuhnya. Warga Kelurahan Ledok Kulon tersebut menambahkan, bahwa lonjakan tersebut diketahui berdasar rerata jumlah kunjungan pasien rawat jalan. ’’Sesuai rata-rata di hari normal, Senin sampai Kamis sekitar 800 pasien dan Jumat-Sabtu sekitar 500 pasien,” terangnya.
Sementara itu, lonjakan pasien pascalebaran juga terjadi di RS Aisyiyah Bojonegoro. Direktur Rumah Sakit Aisyiyah Bojonegoro dr. Tomy Oky Prasiska mengatakan, bahwa fenomena ini terjadi rutin terjadi setiap tahun. ’’Benar naik, dan siklus demikian terjadi setiap tahunnya,” terangnya.
Menurutnya, lonjakan tersebut rerata akibat penyakit yang berhubungan dengan pola konsumsi makan. ’’Rerata faktor penyakit akibat pola konsumsi pascalebaran,” ungkapnya. Meski diakuinya bahwa terjadi kenaikan, namun hal tersebut masih dalam rata-rata bulanan.
’’Siklus saat puasa akhir dan Lebaran kan memang turun karena banyak yang ingin Lebaran di rumah. Akibatnya, pascalebaran langsung naik,” imbuhnya. (dan/bgs)
Editor : Yuan Edo Ramadhana