Bayi Usia 6 Bulan Ditemukan di Sukowati: Diduga Korban Aborsi, Polisi Kumpulkan Barang Bukti

Yuan Edo Ramadhana • Dipublikasikan Rabu, 25 September 2024 | 19:11 WIB
GEGERKAN WARGA: Petugas mengevakuasi korban pembuangan bayi di Dusun Ngeluk, Desa Sukowati kemarin (24/9). Polisi sedang menyelidiki untuk menangkap pelaku. (ISTIMEWA/RADAR BOJONEGORO)
GEGERKAN WARGA: Petugas mengevakuasi korban pembuangan bayi di Dusun Ngeluk, Desa Sukowati kemarin (24/9). Polisi sedang menyelidiki untuk menangkap pelaku. (ISTIMEWA/RADAR BOJONEGORO)

 

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Warga Dusun Ngeluk, Desa Sukowati, Kecamatan Kapas sempat digegerkan dengan penemuan bayi sekitar pukul 8.30 kemarin (24/9).

Bayi yang berusia sekitar 6 bulan itu ditemukan petani itu dalam kondisi sudah tidak bernapas. Hasil pemeriksaan sementara, diduga kuat korban aborsi. Namun, polisi belum mengungkap para pelakunya.

Kasatreskrim Polres Bojonegoro Bayu Adji Sudarmono mengatakan, tim Inafis Polres Bojonegoro mengevakuasi mayat bayi ke RSUD dr Sosodoro Djatikoesoemo sekitar pukul 10.30 kemarin.

Lokasi penemuan bayi tersebut, langsung diberi garis polisi dan langsung dilakukan olah TKP. 

‘’Orang tua (mayat bayi) masih dalam pencarian,” katanya kepada Jawa Pos Radar Bojonegoro.

Menurut dia, berdasarkan pemeriksaan awal, proses keluarnya bayi diduga dibantu oleh orang lain. Sebab, posisi ari-ari dalam keadaan terjepit.

Namun, identitas korban itu masih belum diketahui karena tak ada penanda apa pun di sekitar TKP. ‘’Saat ini masih kami selidiki,” imbuhnya.

Kronologi Penemuan Bayi di Sukowati (AINUR OCHIEM/RADAR BOJONEGORO)
Kronologi Penemuan Bayi di Sukowati (AINUR OCHIEM/RADAR BOJONEGORO)

Sementara itu, Kepala Dusun (Kasun) Ngeluk, Desa Sukowati, Kecamatan Kapas Yulia Eka mengatakan, kronologi bermula saat Junaidi, 53, petani asal desa setempat hendak membersihkan rumput di pinggiran sawah miliknya pukul 6.00.

Lalu sekitar pukul 08.30, Junaidi melihat ada gulungan kain (putih) yang terbungkus rapi, ‘’Di pinggiran sawahnya yang berada di samping jalan persawahan,” ungkapnya.

Perempuan yang melaporkan kejadian ke pihak berwenang itu menambahkan, setelah penemuan kain itu, Junaidi memanggil temannya yakni Jamal, 53,  untuk membantu membuka kain. Sontak keduanya kaget. ‘’Yang ditemukannya adalah mayat seorang bayi,” terangnya.

Kemudian Jamal menemui perangkat, dan langsung diteruskan ke pihak berwenang yakni Puskesmas, Koramil, dan Polsek Kapas. Menurutnya, Jenis kelamin bayi yang berusia sekitar enam bulan tersebut masih belum diketahui. ‘’Masih nunggu hasil autopsi,’’ imbuhnya kepada Jawa Pos Radar Bojonegoro. (dan/msu)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
sukowati kapas polres bojonegoro Mayat Bayi Korban RSUD dr Sosodoro Djatikosoemo tkp Petani inafis orang tua aborsi Ditemukan Polisi kepala dusun Bayi