Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Yuk

Dampak Konflik Internal Pemdes, Dana Desa Talok Hangus

Yuan Edo Ramadhana • Selasa, 30 Juli 2024 | 17:41 WIB

 

GRAFIS: AINUR OCHIEM/RADAR BOJONEGORO
GRAFIS: AINUR OCHIEM/RADAR BOJONEGORO

 

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Perseteruan Kepala Desa dengan Sekretaris Desa (Sekdes) Talok, Kecamatan Kalitidu merugikan semua warga setempat.

Konflik internal oknum pejabat pemdesa itu berdampak pada vakumnya program desa. Bahkan, Dana Desa (DD) Talok, Kecamatan Kalitidu 2024 kembali hangus. Setelah gagal menyalurkan DD tahap tiga pada 2023 lalu karena permasalahan internal pemdes.

Kini, DD tahap pertama 2024 Desa Talok kembali tidak salur karena permasalahan yang sama. Hal ini mengakibatkan seluruh DD Talok hangus tahun ini.

Berdasar data dari Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Bojonegoro, dari total pagu DD 2024 Rp 398 miliar untuk 419 desa di Bojonegoro. Baru terealisasi sekitar Rp 249 miliar.

Dengan rincian, total sekitar Rp 124 DD earmark (penggunaan sudah ditentukan oleh pemerintah pusat). Kemudian, sekitar Rp 125 miliar non-earmark (penggunaan tidak ditentukan oleh pemerintah pusat).

Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Bojonegoro Teguh Ratno Sukarno mengatakan, DD tahap pertama 2024 Kabupaten Bojonegoro sudah tersalurkan semua. Baik earmark ataupun non-earmark.

Kecuali, ada satu desa yang tidak salur. Yakni, Desa Talok, Kecamatan Kalitidu karena tidak sanggup untuk mencairkan.

‘’Untuk tahap dua sudah hampir 50 persen realisasi penyaluran DD. Saat ini juga sudah dalam proses penyaluran DD tahap tiga 2024,’’ ujarnya.

Dia melanjutkan, terkait upaya penyerapan DD ada mekanismenya sendiri. KPPN tugasnya hanya berkoordinasi dengan pemerintah daerah. Dan, koordinasi tersebut sudah dilakukan.

Berdasar informasi dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Bojonegoro, permasalahan terkait DD Talok tidak bisa diselesaikan.

Sehingga, membuat suatu kebijakan bahwa DD tahap pertama Desa Talok tidak salur. Hal ini berdampak pada hangusnya DD Talok, Kecamatan Kalitidu dalam satu tahun ini.

‘’DD tahap pertama Desa Talok tidak salur, otomatis dalam satu tahun berjalan DD Talok juga tidak bisa disalurkan,’’ tuturnya.

Penjabat (Pj) Bupati Bojonegoro Adriyanto mengatakan, sebelumnya telah diinformasikan terkait batas waktu penyampaian syarat salur DD.

Tapi, karena sudah melewati batas waktu yang ditentukan, membuat DD tahap pertama Desa Talok tidak salur.

 ‘’Sudah diinformasikan batas waktu penyampaian syarat salur DD. Tapi, waktu ini sudah terlewat. Sehingga, DD tidak salur,’’ ujarnya.

Orang nomor satu di Pemkab Bojonegoro tersebut membenarkan, bahwa tidak salurnya DD tahap  pertama ini membuat seluruh DD di Desa Talok tidak dapat disalurkan tahun ini.

Menanggapi permasalahan tersebut, Pemkab Bojonegoro saat ini sedang membantu untuk pembuatan anggaran pendapatan dan belanja desa (APBDes) Desa Talok.

Selain berdampak pada pembangunan dan beberapa program desa. Tidak salurnya DD juga berdampak pada penerima bantuan langsung tunai (BLT) DD di Desa Talok yang tidak dapat dicairkan.

‘’Betul (seluruh DD Talok tahun ini tidak dapat disalurkan). Sekarang sedang dibantu pembuatan Apbdes-nya,’’ pungkasnya. (ewi/msu)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#kecamatan #kalitidu #bupati #sekdes #dana desa #BLT #KPPN #bojonegoro #kepala desa #DPMD #APBDes