BOJONEGORO, Radar Bojonegoro - Pencurian komponen penerangan jalan umum (PJU) terjadi sedikitnya di lima tempat wilayah Kabupaten Bojonegoro. Sebanyak 26 control panel yang berfungsi untuk mengoperasikan PJU diembat maling pada Minggu lalu (27/8). Akibatnya, beberapa lampu PJU di enam kecamatan mengalami kerusakan.
Aksi pencurian komponen PJU tersebut terekam kamera CCTV (closed circuit television). Berdasar tangkapan layar rekaman kamera CCTV, diduga ada dua pelaku pencurian. Keduanya berboncengan mengendarai motor.
Aksi pencurian itu terekam di pertigaan Desa Sambiroto, Kecamatan Kapas pada Minggu sekitar pukul 07.47. Sementara di kamera CCTV perempatan Jalan Basuki Rahmad juga merekam pelaku melancarkan aksi sekitar pukul 20.35 di hari yang sama.
Kepala Bidang (Kabid) PJU dan Pemilharaan Sarana Prasanana Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman, dan Cipta Karya (DPKPCK) Bojonegoro Sarifuddin membenarkan, pencurian terjadi di beberapa lokasi. Hal itu membuat beberapa PJU mengalami kerusakan fungsi.
Di antaranya di Kecamatan Kota, Trucuk, dan Dander. Selain itu juga di Kecamatan Malo hingga Kasiman. ‘’Sementara ada 26 control panel PJU yang terdeteksi (dicuri),” ungkapnya kemarin (29/8).
Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui DPKPCK membangun PJU di 358 ruas jalan pada 2023. Pengerjaan proyek secara bertahap sejak 2022. Pembangunan PJU menyesuaikan surat keterangan (SK) ruas jalan dari Dinas PU Bina Marga dan Penataan Ruang.
Berdasar data dari DPKPCK Bojonegoro, dari 358 pemasangan PJU ini terbagi dua. Kategori PJU total 332 titik dan sebanyak 26 masuk penerangan jalan lingkungan (PJL). (dan/bgs)