Dihadiri Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Bojonegoro Dr. Ani Pujiningrum, M.Kes, seluruh direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bojonegoro, beberapa direktur rumah sakit (RS) swasta, ketua Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI), Ikatan Apoteker Indonesia (IAI), Ikatan Bidan Indonesia (IBI), serta perwakilan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Bojonegoro. Total peserta hadir pelantikan mencapai 170 pengurus dan anggota IDI se-Bojonegoro.
Menurut Dr. Pramono, sapaannya. IDI Cabang Bojonegoro memiliki visi yang kuat. Yakni menciptakan dokter Indonesia beretika, mandiri, profesional, dan menjunjung tinggi kesejawatan.
Dan, memiliki misi meningkatkan nilai etik, kolegialitas, dan kesejawatan dokter Indonesia. Juga, mewujudkan dokter Indonesia tangguh, profesional, dan sejahtera. Meningkatkan sense of belonging dan sense of participant anggota terhadap organisasi IDI.
Dia mengatakan, IDI menjadi organisasi modern, profesional, dan terbuka. Serta mewujudkan masyarakat Indonesia sehat dan bermartabat. ‘’Kami harus melaksanakan visi dan misi IDI,” tutur Ketua IDI Cabang Bojonegoro Dr. Pramono.
Dia menambahkan, etika penting untuk dokter. Ketika beretika tahu apa yang benar dan salah. Serta, profesional mengemban amanah agar bermanfaat bagi masyarakat.
Ketua IDI Bojonegoro periode sebelumnya, Dr. Askan Sp.OG (K), M.MKes. berpesan, dokter harus cakap pengetahuan hukum dan teknologi informasi yang terus berkembang. Dokter memiliki peran penting penanganan kesehatan masyarakat. Dokter juga harus paham hukum.
Ketua IDI Jatim Dr. Sutrisno, SpOG (K) mengatakan, penting adanya sinergi antara IDI dengan pemerintah daerah (pemda). ‘’Guna mewujudkan masyarakat sehat dan bermartabat,” pesannya. (yna) Editor : M. Yusuf Purwanto