Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ribuan Peziarah Padati Haul Sunan Pojok Blora

R
Penulis: Rahul Oscarra Duta❯
TRADISI: Pelaku UMKM ikut meramaiakan Haul Sunan Pojok Blora. (RAHUL OSCARRA DUTA/RADAR BOJONEGORO)
TRADISI: Pelaku UMKM ikut meramaiakan Haul Sunan Pojok Blora. (RAHUL OSCARRA DUTA/RADAR BOJONEGORO)

Advertisement

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Ribuan peziarah mulai memadati kompleks Makam Sunan Pojok di Blora. Di tengah lantunan ayat suci Al-Qur'an dan doa-doa yang menggema, prosesi yang paling dinanti akhirnya dimulai. Kelambu yang selama setahun menyelimuti makam Sunan Pojok perlahan dibuka.

Tradisi sakral yang telah diwariskan secara turun-temurun itu kembali menjadi magnet spiritual sekaligus menggerakkan roda perekonomian masyarakat.

Sabtu malam (11/7), Tradisi Buka Kelambu menjadi puncak rangkaian Haul Sunan Pojok 1448 Hijriah/2026 Masehi. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Blora Arief Rohman, para ulama, habaib, pengasuh pondok pesantren, santri, serta tokoh masyarakat.

Prosesi diawali dengan Khotmil Al-Qur'an bin Nadzri yang dipimpin KH Afifuddin dan KH Muhtadi Nur. Pembacaan Al-Qur'an dari Surah Al-Fatihah hingga An-Nas berlangsung khusyuk, dilanjutkan dengan doa bersama. Setelah itu, kelambu makam dibuka sebagai simbol penghormatan kepada Sunan Pojok yang diyakini sebagai tokoh penyebar Islam sekaligus cikal bakal berdirinya Kabupaten Blora.

Haul Sunan Pojok tidak hanya menghadirkan nuansa religius. Di luar kompleks makam, suasana tak kalah semarak. Aroma kuliner berpadu dengan riuh transaksi para pedagang yang memadati sisi selatan Alun-alun Blora hingga kawasan Koplakan.

Sejak Kamis (9/7) pelaku UMKM telah membuka lapak untuk menyambut kedatangan para peziarah. Momentum haul menjadi berkah tersendiri karena ribuan pengunjung turut menggerakkan perekonomian masyarakat.

Bupati Blora Arief Rohman mengatakan, Tradisi Buka Kelambu merupakan warisan budaya religius yang harus terus dijaga dan dilestarikan. Selain menjadi media syiar Islam, kegiatan tersebut juga memberikan dampak nyata bagi perekonomian masyarakat.

"Saya atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Blora mengucapkan apresiasi kepada para kiai, pengurus Yayasan Sunan Pojok, panitia, serta seluruh jamaah yang hadir mengikuti rangkaian Haul Sunan Pojok dan Tradisi Buka Kelambu," ujarnya. (hul/zim)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar BojonegoroIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Perbaiki Plafon hingga Pengecatan Area Makam, Jelang Haul Sunan Pojok Blora

Perbaiki Plafon hingga Pengecatan Area Makam, Jelang Haul Sunan Pojok Blora

Seperti diketahui, Sunan Pojok dikenal sosok berpengaruh di Kota Sate. Selain penyebar agama beliau juga pernah menjadi Bupati Tuban pada masa kolonial sekitar Tahun 1707-1723.

Dapat Anggaran P-APBD 2026 Rp 100 Juta, Duta Wisata Blora Kembali Digelar

Dapat Anggaran P-APBD 2026 Rp 100 Juta, Duta Wisata Blora Kembali Digelar

Sempat ditiadakan karena efisiensi anggaran, pemilihan Duta Wisata  Blora kembali digelar tahun ini. Namun, kembalinya ajang tersebut dibarengi alokasi anggaran lebih dari Rp100 juta melalui APBD Perubahan 2026.

BPD Sekabupaten Blora Didorong Lebih Aktif

BPD Sekabupaten Blora Didorong Lebih Aktif

Bupati Blora Arief Rohman mengatakan, BPD memiliki peran strategis dalam mengawasi pembangunan desa. Karena itu, BPD dan pemdes harus bersinergi dalam menjalankan program pembangunan. Blora ada 271 Desa sekabupaten Blora

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer