Pengawas Lingkungan Hidup DLH Bojonegoro Frika Deddy Sofyan mengatakan, petugas kebersihan tetap disiagakan membersihkan penumpukan sampah di titik keramaian, khususnya pada fasilitas publik stasiun, terminal, rest area, hingga taman-taman kota.
Timbulan sampah diprediksi alami peningkatan, berasal dari sisa makanan hingga sampah plastik kemasan makanan dan minuman. ‘’Pelayanan persampahan tetap berjalan di masa mudik dan balik,” ungkapnya.
Secara kebijakan, untuk mengantisipasi melonjaknya timbulan sampah pada momen Idul Fitri, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) telah mengeluarkan surat edaran (SE) Menteri LHK Nomor SE 2/MENLHK/PSLB3/PLB.2/4/2023 tentang Pengendalian Sampah dalam Rangkaian Kegiatan Hari Raya Idulfitri.
Aturan tersebut terkait imbauan menggunakan hantaran minim sampah dan melaksanakan zakat minim sampah, hingga melaksanakan Salat Id minim sampah. Selain itu surat edaran dibuat memperkuat komitmen dan peran aktif produsen/pelaku usaha upaya pengurangan dan penanganan sampah.
Berdasar data di laman KLKH, masa mudik Lebaran kali ini diperkirakan akan ada peningkatan sampah dihasilkan dalam rentang dua minggu, sebanyak 49.520 ton. Dari sekitar 123,8 juta orang jumlah pemudik Lebaran tahun 2023. Angka itu meningkat 28 persen dibanding tahun kemarin. (dan/rij) Editor : M. Yusuf Purwanto