Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

RPH Blora Siap Hadapi Lonjakan Penyembelihan saat Idul Adha, Pastikan Higienis dan Sesuai Syariat Halal

Achmad Syaeroyzi • Rabu, 27 Mei 2026 | 09:30 WIB
DIKIRIM KE JAKARTA: Petenak asal Desa Beganjing Kecamatan Japah menyiapkan sapi jumbo untuk kirim ke Jakarta.
DIKIRIM KE JAKARTA: Petenak asal Desa Beganjing Kecamatan Japah menyiapkan sapi jumbo untuk kirim ke Jakarta.

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Rumah Potong Hewan (RPH) di Kabupaten Blora dipastikan siap menghadapi lonjakan pemotongan hewan kurban saat Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, hari ini (27/5). Berbagai persiapan dilakukan agar proses penyembelihan berjalan higienis, aman, dan sesuai syariat halal.

Kepala UPTD Puskeswan Hewan DP4 Blora, Endah Tri Susanti mengatakan, tahun ini RPH melakukan penambahan ruang untuk penataan daging kurban sebelum didistribusikan kepada masyarakat. ‘’Persiapan jelang Iduladha sudah kami lakukan, termasuk penambahan ruangan untuk penataan daging yang akan didistribusikan,” ujarnya.

Menurutnya, pemotongan hewan di RPH memiliki sejumlah keunggulan dibanding penyembelihan mandiri di lingkungan terbuka. Salah satunya terkait penanganan limbah yang lebih tertata dan tidak mencemari lingkungan.

‘’Kalau di RPH limbahnya sudah ada tempat penanganannya. Jadi lebih aman dan higienis,” jelasnya.

Baca Juga: Jelang Idul Adha, Permintaan Cek Kebuntingan Sapi Blora Naik 25 Persen

Selain itu, penyembelih di RPH juga telah mengantongi sertifikat halal Juru Sembelih Halal (Juleha), serta dinilai kompeten dalam melakukan penyembelihan hewan kurban. RPH Blora juga telah memiliki sertifikasi Nomor Kontrol Veteriner (NKV) dan sertifikat halal. ‘’Di RPH juga ada tenaga medis,” imbuhnya.

Endah menambahkan, pemeriksaan kesehatan hewan dilakukan secara ketat, baik sebelum maupun sesudah penyembelihan. Pemeriksaan meliputi kondisi daging dan jeroan guna memastikan tidak ada cacing maupun penyakit lain pada tubuh hewan.

‘’Nanti sebelum dan sesudah disembelih dilakukan pemeriksaan kesehatan. Dicek semua kondisi daging dan jeroannya,” terangnya.

Pada hari biasa, RPH Blora mampu melayani pemotongan di bawah sepuluh ekor per hari. Sedangkan kurban tahun lalu mencapai 24 sapi dan 22 kambing. Untuk biaya penyembelihan sebesar Rp 50 ribu per ekor sapi dan Rp 25 ribu per ekor kambing.

Biaya tersebut sudah termasuk fasilitas tempat dan proses penyembelihan. Sementara untuk jasa pencacahan, pembersihan hingga pengiriman daging dikenakan biaya tambahan yang ditangani kelompok jagal secara mandiri.

‘’Ada lima kelompok jagal di RPH, masing-masing terdiri 3 sampai 5 orang. Biasanya negosiasi langsung dengan pemilik hewan,” ucapnya. (ozi/ind)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#kurban #rumah potong hewan #rph #Idul Adha #hewan kurban