Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

CKG di Blora Baru Tercapai 52,7 Persen

A
Penulis: Achmad Syaeroyzi❯
CAPAIAN MASIH RENDAH: Petugas melakukan cek kesehatan gratis kepada masyarakat. (ACHMAD SYAEROYZI/RDR.BJN)
CAPAIAN MASIH RENDAH: Petugas melakukan cek kesehatan gratis kepada masyarakat. (ACHMAD SYAEROYZI/RDR.BJN)

Advertisement

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Capaian program cek kesehatan gratis (CKG) di Kabupaten Blora hingga pertengahan minggu ini baru mencapai 485.355 peserta, atau 52,7 persen dari total sasaran 920.923 jiwa. Angka tersebut masih berada di bawah target nasional sebesar 54 persen, serta masih cukup jauh dari target Kabupaten Blora yang dipatok 80 persen.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Blora Edi Widayat mengatakan, pihaknya terus menggenjot pelaksanaan CKG melalui seluruh puskesmas untuk mengejar target yang telah ditetapkan. Masyarakat diimbau memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis sebelum program berakhir.

Advertisement

‘’Kami terus mengoptimalkan pelaksanaan CKG melalui seluruh puskesmas. Harapannya masyarakat yang belum mengikuti pemeriksaan segera datang, terutama kelompok remaja yang capaiannya masih rendah,’’ ujarnya.

Berdasarkan data Dinkes, kelompok lansia menjadi peserta dengan capaian tertinggi. Dari sasaran 159.362 orang, sebanyak 98.844 orang telah menjalani pemeriksaan atau mencapai 62 persen. Disusul kelompok dewasa dengan 328.113 peserta atau 60 persen dari target 547.924 orang.

Sebaliknya, kelompok remaja menjadi yang paling rendah. Dari target 126.664 orang, baru 25.831 peserta yang mengikuti CKG atau sekitar 20 persen. Sementara kelompok balita baru mencapai 37 persen, sedangkan bayi baru lahir (BBL) mencapai 40 persen.

Berdasarkan capaian tiap pelayanan kesehatan, Puskesmas Todanan mencatat jumlah peserta terbanyak dengan 31.913 orang, disusul Banjarejo sebanyak 29.935 orang, dan Blora sebanyak 28.463 orang. Di sisi lain, Puskesmas Kapuan menjadi yang terendah dengan 6.574 peserta, disusul Pulorejo 7.363 peserta, dan Gondoriyo 8.250 peserta.

Dengan capaian yang masih 1,3 persen di bawah target nasional dan terpaut 27,3 persen dari target Kabupaten Blora, Dinkes masih memiliki pekerjaan besar untuk meningkatkan partisipasi masyarakat, khususnya kalangan remaja, agar target 80 persen dapat tercapai. (ozi/ind)

Advertisement
Editor : Hakam Alghivari
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar BojonegoroIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

147 SPPG Bojonegoro Diminta Cek Ulang Kelayakan

147 SPPG Bojonegoro Diminta Cek Ulang Kelayakan

Kelayakan makanan dalam program makanan bergizi gratis (MBG) menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro.

2.788 Warga Bojonegoro Stres, 270 ODGJ Sembuh, Dinkes Siapkan Rumah Sakit Khusus di Kalitidu

2.788 Warga Bojonegoro Stres, 270 ODGJ Sembuh, Dinkes Siapkan Rumah Sakit Khusus di Kalitidu

Kepala Dinkes Bojonegoro Ninik Susmiati memaparkan, terdata sebanyak 2.788 ODGJ. 18 jiwa di antaranya dipasung, beragam upaya dalam telah dilakukan untuk menyembuhkan dan merehabilitasi ribuan ODGJ tersebut.

Puskesmas Tanjungharjo Layani Rawat Jalan dan Inap, Pembangunan Telan Anggaran Rp 8 Miliar

Puskesmas Tanjungharjo Layani Rawat Jalan dan Inap, Pembangunan Telan Anggaran Rp 8 Miliar

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bojonegoro, Ninik Susmiati, membenarkan bahwa persoalan status lahan yang ditempati gedung baru Puskesmas Tanjungharjo telah selesai.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer