RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Proses pembangunan Gedung Kejaksaan Negeri (Kejari) Blora yang baru tahap 2 masih menunggu lelang. Gedung yang dibangun di sebelah Malpolres Blora itu dibangun dengan dana hibah pemkab sebesar Rp 7 Miliar. Pembangunan akan dilanjutkan dengan nominal hampir Rp 1 miliar.
Sebelumnya, gedung tersebut dikerjakan selama 150 hari kerja atau sejak 16 Juli 2024 hingga 12 Desember 2024.
Kepala Bidang Bangunan Gedung Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Mohamad Arif Hidayat mengatakan, pembangunan gedung Kejari Blora akan segera berlanjut. Saat ini masih menunggu hasil lelang.
‘’Sementara masih proses lelang. Jadi, belum dilanjutkan,’’ ujarnya kepada Jawa Pos Radar Bojonegoro.
Pria yang akrab disapa Arif itu mengakui butuh sekitar Rp 1 miliar untuk melanjutkan pembangunan tahap kedua.
‘’Nilainya sekitar Rp 945 juta. Untuk yang tahap awal kemarin Rp 7 miliar,’’ ujarnya.
Ia juga melanjutkan, pembangunan gedung Kejari Blora itu telah rampung pada tahap pertama.
‘’Yang fisik tahap pertama sudah selesai 100 persen. Tinggal yang tahap kedua atau terakhir,’’ jelasnya.
Meski sudah selesai pada tahap pertama, gedung tersebut masih belum bisa difungsikan. Sebab, baru menyelesaikan bangunan fisik pada lantai satu.
‘’Itu baru yang lantai satu. Memang tampak luar sudah finish. Tapi yang tahap kedua masih belum dimulai. Itu nanti yang lantai dua baru dilengkapi di tahap kedua,’’ ujarnya. (hul/zim)
Editor : M. Nurkhozim