Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (DPUPR) Blora Nizammudin Al Huda memaparkan, pemkab telah mengupayakan beberapa penanaganan banjir di wilayah Kecamatan Cepu. Diantaranya rehabilitasi drainase di sepanjang Jalan Sorogo. Tahun ini pagu anggarannya sebesar Rp 2 Miliar.
‘’Pembangunan direncanankan tahun ini, sudah masuk di pagu anggaran 2023,’’ ucapnya.
Antok, salah satu warga Ngareng Kecamatan Cepu mengungkapkan, Jalan Sorogo menjadi langganan banjir saat hujan deras. Kondisi tersebut ditengarai karena saluran drainase yang kurang lebar. Tak mampu menampung debit air. Sehingga, air meluber ke jalan raya.
‘’Sama seperti di wilayah dataran rendah Cepu yang lain. Kalau hujan deras pasti di sini banjir,’’ ungkapnya.
Drainase yang terletak di depan jalanan PPSDM Migas tersebut butuh diperbaikai. Sebab, ada kemungkinan terjadi pendangkalan. Selain itu, drainase-drainase kecil yang terhubung dari arah utara yang terhubung ke drainase Sorogo juga butuh diperbaiki.
‘’Harapannya kalau memang benar dibangun bisa mengatasi banjir saat hujan deras," katanya.
Proses pengerjaan belum ditentukan. Pantauan di laman Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Blora proyek rehabilitasi saluran drainase di ruas Jalan Sorogo belum tampak dimasukan dalam lelang.
Sebelumnya, pemkab juga telah menganggarkan pembangunan embung dan perbaikan saluran drainase di beberapa titik untuk penanganan banjir di Cepu pada tahun ini. (luk/zim) Editor : M. Yusuf Purwanto