Seperti dilakukan Sunardi yang memilah sampah botol, plastik, dan kertas. Kegiatan itu baru satu tahun ia lakukan. Setelah sampah terpilah, Sunardi menjualnya kepada seorang dengan harga tidak begitu tinggi.
"Untuk botol satu kilogram hanya Rp 300. Untuk plastik Rp 1.000, syukur bisa dapat uang pemasukan dari sini," ujarnya ditemu di TPA Nglebok Kecamatan Cepu Kamis (15/12).
Warga asal Kedungtuban itu mengaku, selain dirinya terdapat 20 orang lain juga mengepul sampah di TPA. Tiap kali mobil truk datang di lokasi segera disambut bantuan alat pencukil. Bau menyengat tak masalah bagi para pemungut sampah tersebut.
Bidang Kebersihan dan Pengelolaan Sampah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Blora Fajar Karunia Pratama mengatakan, dalam satu tahun ini tercatat sebanyak 103.416 ton sampah di dua TPA, yakni TPA Temurejo dan TPA Nglebok. "Timbunan sampah pada setahun ini lebih banyak dibanding tahun lalu," jelasnya. (luk/rij) Editor : M. Yusuf Purwanto