Ketua KPUK Blora M. Hamdun menjelaskan, pendataan pemilih setiap bulan, untuk monitoring perubahan data. Akhir Juli lalu tercatat 670 orang. Meliputi lima pemilih baru dan 665 orang dinyatakan TMS.
"Kami masih jalan terkait pendataan pemilih. Kami terus mendata pemilih berkelanjutan yang kami tetapkan setiap bulan," jelasnya.
Hamdun menjelaskan, data terus di-up date hingga pemutakhiran data awal tahun mendatang. Dari data pemilih TMS disebabkan meninggal dunia. Sedangkan pemilih baru terus disinergikan dengan percepatan perekaman e-KTP.
"Kami mendata pemilih mutasi, kemudian meninggal, dan pemilih baru seperti pemilih pemula dari TNI dan Polri," jelasnya. (luk/rij) Editor : M. Yusuf Purwanto