Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Yuk

Taman Seribu Lampu dan Alun-Alun Blora Ditutup

M. Yusuf Purwanto • Jumat, 31 Desember 2021 | 17:52 WIB
Taman Seribu Lampu dan Alun-Alun Blora Ditutup
Taman Seribu Lampu dan Alun-Alun Blora Ditutup

PUSAT keramaian di Kabupaten Blora dan Kecamatan Cepu, juga akan disetrilkan. Mulai Alun-Alun Blora, Lapangan Kridosono, dan Taman Seribu Lampu di Kecamatan Cepu, saat malam Tahun Baru 2022 ditutup. Petugas melarang kegiatan apapun menimbulkan kerumunan.  Langkah tegas ini untuk pencegahan Covid-19.


Kapolres Blora AKBP Wiraga Dimas Tama mengatakan, menindaklanjuti Inmendagri Nomor 66 Tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19 pada saat Natal dan Tahun Baru. Serta surat edaran (SE) Bupati Nomor 4435/4371/2021 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19 pada saat Natal dan Tahun Baru 2022 di Blora. Pihak kepolisian dipastikan tidak akan mengeluarkan izin perayaan tahun baru. 


Pawai kendaraan dan pesta saat malam pergantian tahun dilarang. Selain mengganggu ketertiban, kegiatan itu rawan menimbulkan penyebaran virus korona akibat adanya kerumunan masyarakat. ‘’Kami juga melarang dengan tegas pawai-pawai kendaraan dan pesta saat malam pergantian tahun baru,’’ ujarnya.


Langkah itu sebagai antisipasi gelombang ketiga pandemi Covid-19, sesuai atensi dari Kapolda Jawa Tengah memerintahkan jajarannya untuk mengantisipasi potensi lonjakan kasus Covid-19 akibat mobilitas masyarakat di akhir tahun. 


Mengantisipasi lonjakan itulah perlu pembatasan kegiatan yang berpotensi menimbulkan kerumunan. ‘’Kemudian masyarakat juga diminta supaya tetap di rumah saja dan menerapkan protokol kesehatan,’’ ungkapnya.


Kasatlantas Polres Blora AKP Edi Sukamto menambahkan, melalui Satgas Operasi Lilin Candi 2021, petugas gabungan akan melakukan patroli dan penjagaan ketat serta rekayasa lalu lintas, sehingga keamanan dan kenyamanan masyarakat dapat terjaga.


Sudah disiagakan personelnya di berbagai pos pengamanan dan pelayanan serta pos terpadu yang tersebar di berbagai titik. ‘’Mulai pos perbatasan, gereja, pusat perbelanjaan, hingga tempat wisata yang diperkuat dengan tambahan personel dari TNI dan dinas terkait,’’ imbuhnya.

Editor : M. Yusuf Purwanto
#taman #mbangun blora #blora #mas arief #bupati blora