Blora – Pangkalan elpiji 3 kilogram (kg) tahun ini akan dibuka di semua desa. Tujuannya agar elpiji bersubsidi itu semakin tepat sasaran. ‘’Sampai saat ini sudah ada 200 desa yang memiliki pangkalan elpiji 3 kg,’’ kata staf Bagian Perekonomian Setkab Blora, Tulus Prastyo minggu (14/1).
Dia mengungkapkan, saat ini ada 70 desa yang belum ada pangkalannya. ‘’Maret nanti ditargetkan rampung,’’ ujarnya.Menurut dia, masih adanya beberapa desa yang belum ada pangkalan elpijinya, karena terkendala akses desa yang terpencil. ‘’Tahun ini masih dikecualikan,’’ tukasnya.
Menurut dia, setelah semua desa ada pangkalan, maka akan memudahkan akses penyaluran kepada masyarakat, khususnya masyarakat miskin. Jika masih ada orang kaya menggunakan tabung gas melon ini, masyarakat harus berperan aktif untuk mengawasinya. ‘’Pangkalan juga diwajibkan menyediakan bringht gas 5 kilogram untuk orang mampu,’’ tuturnya.
Ketua DPC Hiswana Migas Wilayah Pati, Suma Novensi mengatakan, penempatan pangkalan elpiji di semua desa untuk pemerataan pangkalan di Blora. ‘’Bila semua desa ada pangkalan, akan memudahkan apabila ada laporan kelangkaan.
Tinggal kita menghubungi pangkalan di desa tersebut,” ujarnya. Selain itu, lanjut Suma, dengan adanya program ini akan menata penyaluran secara nyata, tanpa ada rekayasa ataupun penyimpangan di lapangan.
Editor : Muhammad Suaeb