Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Hari Jadi ke-275 Kabupaten Blora Tahun 2024, Guyub Rukun Nyawiji Gumregah mBangun Blora

Yuan Edo Ramadhana • Rabu, 11 Desember 2024 | 21:30 WIB
SEMARAK: Bupati Blora Arief Rohman bersama para pejabat di lingkungan forkopimda Blora menyemarakkan acara Hari Jadi Blora bersama ribuan masyarakat dan ratusan gunungan. (RAHUL OSCARRA DUTA/RADAR BOJ
SEMARAK: Bupati Blora Arief Rohman bersama para pejabat di lingkungan forkopimda Blora menyemarakkan acara Hari Jadi Blora bersama ribuan masyarakat dan ratusan gunungan. (RAHUL OSCARRA DUTA/RADAR BOJ

 

BLORA, Radar Bojonegoro - Hari Jadi ke-275 Kabupaten Blora disambut antusiasme ribuan masyarakat. Nuansa kebudayaan tampak kental di sepanjang jalan protokol yang digunakan sebagai rute kirab budaya. Berbeda dengan tahun sebelumnya, kirab budaya kali ini dilaksanakan lebih awal yaitu 8 Desember 2024.

Kirab tahun ini mengusung tema “Guyub Rukun Nyawiji Gumregah mBangun Blora”. Kirab start di Pendopo Rumah Dinas Bupati Blora dan finish di depan Kantor DPRD. Selain itu, juga menampilkan ratusan gunungan yang disuguhkan dari hasil alam Blora untuk masyarakat Blora. Jumlah gunungan tersebut disamakan dengan angka hari jadi, yaitu 275 gunungan.

Adapun paraga kirab terdiri atas cucuk lampah, petugas pembawa bendera merah putih, penari dari Dinporabudpar, Bupati Blora, Forkopimda plus, duta wisata Blora, Manggolo Retno dan Domas, Manggolo Yudho dan Prajurit Patang puluhan, Prajurit Tetabuhan, Prajurit Pembawa Gunungan Lanang, Prajurit Pembawa Gunungan Wadon. Mengenakan beskap Gaya Surakarta (Mangkunegaran) dan jarik.

Gebyar Hari Jadi Kota Sate itu berlangsung sejak 29 November 2024. Rangkaian acara Hari Jadi tersebut diawali dengan ziarah makam Bupati Blora terdahulu yang berada di luar kota seperti Solo, Yogyakarta, Temanggung, hingga Semarang. Lalu, juga ada rangkaian acara resepsi hari jadi yang akan dimeriahkan oleh artis ibu kota, Charly Van Houten dari Setia Band besok Jumat (13/12).

Bupati Blora Arief Rohman berharap bisa segera tuntaskan PR pembangunan. Pihaknya pun akan langsung tancap gas. Terlebih ia kembali terpilih menjadi Bupati pada Pilkada November lalu. Hadir saat kirab gunungan dengan pakaian adat Samin. Mengenakan baju dan celana hitam serta udeng, Arief Rohman melarutkan diri bersama masyarakat di sepanjang jalan.

Menurut Arief, momen peringatan hari jadi ini akan dijadikan pelecut untuk menuntaskan program-program pembangunan yang selama ini belum selesai. Seperti jalan, stadion, dan Pasar Ngawen. ’’Stadion dan Pasar Ngawen itu PR. Kami sudah minta tolong pak menteri. Kami juga minta bantuan anggota DPR RI komisi lima mas Danang. Kami minta untuk mengawal rencana pembangunan pasar Ngawen dan stadion,” jelasnya.

(RAHUL OSCARRA DUTA/RADAR BOJONEGORO)
(RAHUL OSCARRA DUTA/RADAR BOJONEGORO)

Sementara untuk menggenjot infrastruktur pembangunan jalan. Pemerintah telah merencanakan mengajukan pinjaman hingga ratusan miliar. Agar persoalan jalan rusak di Kabupaten Blora segera tuntas. Usulan tersebut juga telah mendapatkan respon positif dari ketua DPRD Kabupaten Blora Mustopa. Sehingga besar kemungkinan bisa direalisasikan 2025 mendatang. Dengan kisaran jumlah sekitar Rp 215 miliar.

Dana itu akan dipakai untuk membangun jalan yang tersebar di 16 kecamatan yang ada di kabupaten Blora. Bupati menyadari selama memimpin Blora sejauh ini masih ada Kekurangan. Dan, hal itu yang akan dituntaskan di lima tahun kepemimpinannya mendatang. ’’Ya, kami ada kekurangan, di lima tahun ke depan akan kami perbaiki. Ke depan kita akan Guyub rukun, nyawiji, gumrengah, bangun Blora sesarengan,” imbuhnya.

Bupati menjelaskan, tagline Guyub rukun, nyawiji, gumrengah, bangun Blora sesarengan tergambar dalam antusiasme masyarakat saat mengikuti serangkaian acara HUT. Termasuk saat kirab gunungan.

Kepala Dinporabudpar Iwan Setiyarso mengatakan tujuan kirab budaya menumbuhkembangkan rasa cinta dan bangga memiliki Blora. Wahana menampung kreasi, ekspresi, dan apresiasi warga Blora. Sebagai ajang promosi potensi budaya dan kearifan loal Blora dan hiburan masyarakat Blora.

Ia juga menambahkan, peringatan Hari Jadi merupakan wujud rasa syukur seluruh masyarakat Blora kepada Tuhan yang Maha Kuasa telah memberikan karunia berupa sebuah wilayah bernama Blora. ’’Bentuk dan sifat kegiatan adalah parade/arak-arakan yang mengandung unsur seni, tradisional, kreatif, inovatif, dan atraktif. Materi garapan parade berorientasi kepada potensi seni tradisional Blora,” jelasnya selaku koordinator Kirab Budaya tersebut. (*/hul)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#kota sate #Arief Rohman #Stadion #DPRD #Mustopa #Kabupaten Blora #setia band #charly van houten #kebudayaan #pembangunan #dinporabudpar #pilkada #Hari Jadi Blora #kirab budaya #dpr ri #samin #Pasar Ngawen #blora #bupati blora