BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui dinas perhubungan (Dishub) setempat terus memberi pelayanan pada seluruh lapisan masyarakat. Salah satunya dengan menyediakan angkutan gratis bagi pelajar.
Angkutan yang telah rutin beroperasi sejak 1 Oktober lalu itu, bisa mengangkut sekitar 2.000 pelajar per harinya. Tak hanya meringkankan beban pelajar dan menekan angka kecelakaan. Angkutan pelajar juga mampu membuat puluhan mobil penumpang umum (MPU) menjadi aktif kembali.
‘’Alhamdulilah, tidak hanya bermanfaat bagi siswa-siswa, sopir-sopir juga merasa terbantu,” ungkap Zamroni, sopir angkutan pelajar kepada Jawa Pos Radar Bojonegoro.
Menurutnya, rerata sopir mengaku antusias sejak muncul program angkutan pelajar ini, karena dianggap menjadi solusi bagi MPU. Selain itu, angkutan pelajar gratis yang diambil dari MPU, dianggap berhasil reaktivasi angkutan umum antarkecamatan di Bojonegoro yang mulai sepi.
‘’Program ini tentu membantu para sopir, pelajar, dan orang tua sendiri. Karena akses ke sekolah menjadi lebih mudah dan murah,” ungkap Ketua Organisasi Angkutan Darat (Organda) Bojonegoro Suyanto.
Berdasarkan data Dishub Bojonegoro, sedikitnya terdapat 74 angkutan pelajar yang telah resmi beroperasi di 96 sekolah yang melewati empat rute utama, yakni Jalan Raya Bojonegoro-Baureno, Jalan Raya Bojonegoro-Padangan, Jalan Raya Bojonegoro-Temayang, dan dalam kota Bojonegoro.
Kepala Bidang (Kabid) Angkutan Dishub Bojonegoro Muhamad Aris Hidayatullah mengatakan, bahwa angkutan pelajar bisa memudahkan masyarakat. ‘’Tentu angkutan pelajar ini dapat memudahkan siswa dan orang tua, dalam akses ke sekolah-sekolah. Selain itu, juga untuk menekan angka kecelakaan,” ungkapnya.
Aris menambahkan, hingga saat ini, siswa masih bisa mendaftarkan diri ke sekolah masing-masing untuk bisa mendapatkan angkutan gratis. ‘’Agar bisa naik angkutan pelajar gratis. Siswa hanya perlu mendaftar ke masing-masing sekolah, dan nanti akan mendapat kartu yang bakal di-scan oleh sopir melalui aplikasi,” terangnya. (*/dan)
Editor : Yuan Edo Ramadhana