BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Kepengurusan Ikatan Istri Dokter Indonesia (IIDI) Cabang Bojonegoro Masa Bakti 2022-2025 telah resmi disahkan Kamis (25/4). Kegiatan berlangsung di Ballroom Adelia Cafe & Resto Jalan Gajah Mada Bojonegoro itu dihadiri sejumlah tokoh dan pejabat.
Ketua IIDI terpilih Cabang Bojonegoro, Ny. Hafni Zukhruffina, SE menyampaikan, kepengurusan IIDI Bojonegoro merupakan cabang baru. ‘’Karena sebelumnya Cabang Bojonegoro belum terdaftar di Pengurus Besar IIDI Pusat,’’ tuturnya.
Dia menjelaskan, IIDI Cabang Bojonegoro ditetapkan Cabang ke-174 IIDI di Indonesia. Walaupun IIDI Cabang Bojonegoro terbentuk tidak pada 2022. Namun, masa bakti tetap mengikuti masa bakti Pengurus Besar (PB) IIDI Pusat yaitu 2022-2025,
Kegiatan dihadiri Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Bojonegoro dr Pramono Apriawan W, MKM, FISQua; perwakilan dari Perhimpunan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Drg Dwi Risna Desiati; Perwakilan dari Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Ibu Elita Sulastri, STr. Keb; Ketua Persatuan Sarjana Kesehatan Masyarakat Indonesia (PERSAKMI) Bpk Koen Sucahyono, SKM, MMKes.
Juga hadir Ibu Ketua Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Bojonegoro Ibu Zuliyatin Lailiyah, SpdI; Ibu Ketua Muslimat NU ibu Hj Umi Zulaichah Shohib; Nasyiatul Aisyiyah diwakili oleh Ibu Halimatus Zahro; dan perwakilan dari Fatayat NU.
Juga hadir Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Bojonegoro Ibu Lely Tinawati, Ketua Perhimpunan Perempuan Lintas Profesi Indonesia (PPLIPI) Cab Bojonegoro Ibu Khalinda
dan Asosiasi Spa Terapis Indonesia (ASTI) Cabang Bojonegoro diwakili Ibu Tri Susanti IIDI adalah organisasi pemberdayaan perempuan yang bergerak di bidang sosial dan kesehatan, merupakan organisasi anggota KOWANI ke-31. Untuk IIDI Cabang Bojonegoro sendiri menjadi anggota ke-36 GOW Bojonegoro.
Sesuai Anggaran Dasar Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) IIDI, pengesahan kepe ngurusan disaksikan oleh Ketua IDI Cabang setempat.
‘’Harapannya kepengurusan IIDI Cabang Bojonegoro yang baru disahkan dapat melaksanakan kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat luas termasuk kegiatan kolaborasi bersama organisasi lainnya,’’ harapnya. (*)
Editor : Yuan Edo Ramadhana