Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Hasil Semifinal dan Jadwal Final Liga 4 Jateng 2025/2026: Persibangga-Persak Gelar Final Ngapak, PSIR Terancam Sanksi Komdis

Yuan Edo Ramadhana • Jumat, 13 Februari 2026 | 16:30 WIB
(Instagram Persak Kebumen)
(Instagram Persak Kebumen)

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Babak semifinal Liga 4 Jawa Tengah (Jateng) 2025/2026 berakhir dengan penuh drama pada Kamis sore (12/2). Dua klub wilayah Ngapak bakal berebut gelar sebagai raja Jateng, sementara satu perserta semifinal berpeluang berurusan dengan komite disiplin(Komdis) PSSI.

Pada pertandingan pertama leg kedua semifinal pada Rabu sore (11/2), Persiharjo Sukoharjo datang ke Stadion Goentoer Darjono, Kabupaten Purbalingga dengan bekal kemenangan 2-1 dari tuan rumah kali ini, Persibangga Purbalingga. Beruntung bagi publik Purbalingga, gol semata wayang dari Yohan Patrick sukses membawa Persibangga menyeret Persiharjo ke perpanjangan waktu.

Dengan keadaan agregat yang masih imbang hingga dua jam pertandingan, duel penentu harus dilanjutkan hingga adu penalti. Beruntung kiper Persibangga, Aldiano Sefiola dapat membaca dua dari enam tendangan yang mengarah kepadanya, sehingga mengantar Persibangga menang dengan skor penalti 5-4.

Sementara itu, partai semifinal kedua antara Persak Kebumen dengan PSIR Rembang sudah berjalan panas sejak leg pertama. Dalam partai pertama di Stadion Chandradimuka Kebumen, PSIR bisa saja pulang dengan keunggulan 2-1 andaikan gol spektakuler dari Hairul Panjul tidak dianulir wasit akibat potensi bahaya yang ditimbulkan dari salto Hairul. Sehingga kedua kubu harus puas dengan skor 1-1.

Dalam leg kedua yang digelar di Stadion Krida Rembang pada Kamis sore (12/2), Persak langsung mencuri momentum lewat gol dari Al Ahmad Vebiyanto di menit ke-32. Akhirnya di ujung pertandingan, tendangan bebas dari Wisnu Nugroho memastikan Persak mencuri tiket babak final dari PSIR dengan skor 2-0 (agregat 3-1).

Saking tegangnya duel antara Persak dan PSIR di kedua partai semifinal, baik pemain maupun suporter PSIR langsung mengungkapkan pendapat mereka pada perangkat pertandingan usai peluit panjang berbunyi. Striker PSIR, Rudy Santoso langsung melakukan tindak pelecehan terhadap wasit Dwi Purba Adi Wicaksana setelah sempat adu mulut sebentar.

Beberapa saat kemudian, Dwi Purba dan seluruh pengadil lapangan harus melarikan diri dari kejaran suporter PSIR yang memukuli dan melempari mereka. Bahkan penjagaan ketat dari kepolisian setempat tidak mampu melindungi mereka, sementara steward lapangan nampak membiarkan penonton masuk lapangan.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by forumwasitindonesia (@forum_wasit_idn)

Akibat kejadian tersebut, anggota kompite eksekutif PSSI, Muhammad Sungkar berang dengan kejadian tersebut, utamanya pada kerusuhan suporter. Dirinya mengusulkan agar klub diseret ke komite disiplin Asprov PSSI Jateng sebagai bentuk pertanggungjawaban.

“Komdis harus tegas, bukan hanya personal yang dihukum, tapi klub juga wajib dihukum. Kalau perlu diskualifikasi,” ujar Muhammad usai pertandingan kepada awak media lokal.

Sementara itu, sesama anggota Exco PSSI yang berada langsung di pertandingan tersebut, Khairul Anwar memastikan wasit dan perangkat pertandingan lain dalam keadaan aman dan sehat usai pengeroyokan. Khairul juga menyerahkan insiden tersebut pada Komdis PSSI Jateng.

“Pelaku pasti menerima sanksi keras, namun kami menyerahkan keputusan sepenuhnya ke Komdis,” paparnya.

Hingga Jumat (13/2) Manajer PSIR, Rasno masih menunggu keputusan akhir dari Komdis PSSI Jateng terhadap kerusuhan tersebut. Tentu, dirinya berharap agar klub asuhannya tidak sampai terkena hukuman berat, terlebih tinggal sedikit lagi mereka berpeluang ikut serta ke Liga 4 Nasional.

Pandangan Rasno, selain kepada perangkat pertandingan, suporter PSIR juga sempat saling bentrok satu sama lain. Ironisnya, seorang pemain PSIR turut jadi korban penyerangan.

“Kita masih menunggu hasil keputusan itu. Ya inginnya tetap kita tidak kena sanksi, dan masalahnya tidak fatal kepada klub. Malah pemain kita yang dipukul suporter itu," jelas Rasno kepada awak media setempat.

PSIR sendiri sempat berurusan dengan Komdis pada ujung fase grup lalu, setelah kiper mereka, Raihan Al Fariq menendang dada pemain Persikaba Blora, Rizal Dimas saat berebut bola di dekat kotak penalti. Atas tindakan tersebut, Raihan dihukum dilarang bermain sepak bola seumur hidup.

Persak dan Persibangga memilik waktu istirahat agak lama, dengan pertandingan final bakal digelar di Stadion Jatidiri Semarang pada Senin sore (16/2). Berbeda dengan seluruh babak eliminasi hingga semifinal lalu, final hanya digelar dalam satu kali laga, sehingga keduanya wajib mengeluarkan performa terbaik. (edo)

Hasil Semifinal Liga 4 Jawa Tengah 2025/2026

NB: Hasil ditulis sebagai agregat. Dalam kurung merupakan hasil pertandingan leg pertama dan leg kedua, serta babak penalti jika digelar.

Jadwal Final Liga 4 Jawa Tengah 2025/2026

Persak Kebumen vs Persibangga Purbalingga

Stadion Jatidiri Semarang - 15:00 WIB

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#Persak #Final Liga 4 Jateng #persiharjo sukoharjo #persiharjo #psir rembang #Persibangga Purbalingga #Ngapak #semifinal #Jawa Tengah #rembang #Liga 4 Jateng #kebumen #jadwal final #PSIR #Derby Ngapak #PSSI #purbalingga #persibangga #Liga 4 Jawa Tengah #final #Persak Kebumen #sukoharjo #liga 4 #jateng #Komite Disiplin