
Oleh :
M. NURKOZIM
Wartawan Radar Bojonegoro
Pasar Kota Bojonegoro bakal dibangun ulang. Kabar ini tentu menjadi angin segar bagi para pedagang maupun masyarakat yang selama ini berbelanja di pasar tersebut.
Tidak tanggung-tanggung, pasar itu akan dibangun lebih megah dengan tiga lantai. Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menyiapkan anggaran sebesar Rp80 miliar untuk proyek pembangunannya.
Saat ini proyek masih dalam tahap pemilihan penyedia jasa konstruksi atau lelang. Persaingan dalam tender pembangunan Pasar Kota terbilang cukup ketat dan menarik untuk dicermati.
Data SPSE Inaproc menyebutkan, sebanyak 78 perusahaan konstruksi mendaftar dalam tender tersebut. Namun, dari jumlah itu hanya lima perusahaan yang memasukkan penawaran harga.
Baca Juga: Pasar Wisata Diusulkan Jadi TPS Pedagang Pasar Kota Bojonegoro Selama Proyek Rehabilitasi
Artinya, sebanyak 73 perusahaan memilih mundur. Mereka diduga hanya mendaftar untuk mengetahui syarat tender. Setelah mengetahui ketentuannya, mereka batal mengikuti lelang megaproyek tersebut.
Anda bisa melihat sendiri apa saja lima perusahaan itu di halaman SPSE Inaproc.
Lima perusahaan peserta tender itu memiliki rekam jejak masing-masing dalam pengerjaan proyek konstruksi, baik di Bojonegoro maupun luar daerah. Sebagian besar juga tergolong perusahaan bonafide yang berpengalaman menangani proyek-proyek berskala besar.
Salah satu perusahaan tercatat pernah memenangkan tender proyek pelindung tebing di Kecamatan Baureno pada 2024. Proyek itu sempat menjadi kontroversi karena sebagian bangunan pelindung tebing ambrol tidak lama setelah pekerjaan selesai. Peristiwa tersebut kala itu ramai diberitakan media lokal maupun nasional.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




