Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Chelsea Jadi Korban Keperkasaan Aston Villa, Watkins Antar Pasukan Emery Menang Dramatis di Stamford Bridge

Hakam Alghivari • Minggu, 28 Desember 2025 | 14:43 WIB
Ollie Watkins super sub. Cetak dwi gol di babak kedua serta memastikan kemenangan tim Aston Villa atas Chelsea.
Ollie Watkins super sub. Cetak dwi gol di babak kedua serta memastikan kemenangan tim Aston Villa atas Chelsea.

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Stamford Bridge kembali menjadi saksi bahwa reputasi besar tidak selalu sejalan dengan hasil di lapangan.

Chelsea yang tampil dominan sejak awal justru harus menelan pil pahit setelah Aston Villa membalikkan keadaan dan menang 1-2, Minggu (28/12), dalam lanjutan Liga Inggris.

Kemenangan ini bukan cuma tiga poin. Bagi Aston Villa, hasil tersebut menegaskan bahwa pasukan Unai Emery bukan lagi kuda hitam musiman, melainkan penantang serius di papan atas. Sementara Chelsea, sekali lagi, harus menerima kenyataan bahwa konsistensi masih menjadi pekerjaan rumah besar.

Watkins Bangkit dari Bangku Cadangan

Chelsea sejatinya memulai laga dengan meyakinkan. Enzo Fernandez sempat mengancam dari luar kotak penalti, sementara Emiliano Martinez dipaksa bekerja keras menepis flick Joao Pedro. Tekanan itu akhirnya berbuah gol pada menit ke-37.

Umpan sudut Reece James dari sisi kiri menciptakan kemelut di depan gawang Villa. Dalam situasi tersebut, bola berbelok dari kaki Joao Pedro dan bersarang di gawang Martinez. Chelsea unggul 1-0 dan terlihat mengendalikan permainan.

Namun, babak kedua mengubah segalanya. Keputusan Unai Emery melakukan tiga pergantian pemain sekaligus pada menit ke-58 menjadi titik balik. Salah satu nama yang masuk adalah Ollie Watkins, dan dari sinilah narasi laga berubah drastis.

Watkins menyamakan kedudukan pada menit ke-63. Meski gol tersebut diwarnai sedikit keberuntungan setelah tembakannya membentur Robert Sanchez dan memantul kembali ke tubuhnya, dampaknya sangat besar. Aston Villa bangkit, Chelsea kehilangan momentum.

Puncaknya terjadi pada menit ke-84. Watkins kembali muncul sebagai pembeda dengan sundulan terarah menyambut sepak pojok Youri Tielemans dari sisi kanan. Bola mengarah ke sudut kiri bawah gawang, tanpa mampu dijangkau Sanchez. Stamford Bridge terdiam.

Villa Makin Nyata di Jalur Juara

Kemenangan di Stamford Bridge membuat Aston Villa semakin menempel papan atas klasemen. Berdasarkan data FotMob, Villa kini berada di peringkat ketiga dengan 39 poin dari 18 laga, hanya terpaut tiga angka dari Arsenal di puncak klasemen.

Tren mereka pun impresif. Setelah sempat terpuruk di posisi ke-18 pada pekan kelima tanpa satu pun kemenangan, Aston Villa bangkit luar biasa. Sejak pekan keenam, pasukan Emery mencatatkan 11 kemenangan beruntun, menyamai rekor klub yang terakhir kali terjadi pada 1914. Dalam periode tersebut, Villa menjadi tim dengan kemenangan dan perolehan poin terbanyak di Liga Inggris.

Fakta bahwa mereka mampu menaklukkan tim-tim besar seperti Chelsea, Arsenal, hingga Manchester United semakin memperkuat narasi bahwa Aston Villa bukan sekadar penantang sementara.

Chelsea Masih Mencari Arah

Bagi Chelsea, kekalahan ini menahan mereka di papan tengah atas. Dengan 29 poin dari 18 laga, The Blues berada di peringkat kelima, tertinggal cukup jauh dari persaingan gelar. Dominasi permainan tanpa efektivitas kembali menjadi cerita lama yang terulang.

Sementara itu, Aston Villa akan langsung dihadapkan pada ujian besar berikutnya saat bersua Arsenal. Jika performa ini mampu dipertahankan, bukan tidak mungkin musim ini akan dikenang sebagai era kebangkitan Villa di bawah tangan dingin Unai Emery. (kam/bgs) 

Editor : Hakam Alghivari
#Ollie Watkins #chelsea #liga inggris #aston villa #Unay Emery