BAGI Ade Rizky Effendi Putri, pramuka adalah lebih dari sekadar kegiatan ekstra kurikuler. Melainkan wadah untuk berbagi pengetahuan dan membentuk karakter generasi muda.
''Membagikan sedikit ilmu agar mendapat keberkahan," ungkap mahasiswi asal Desa Ngampel, Kecamatan Kapas.
Setiap Sabtu, Mahasiswi Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (Unugiri) Bojonegoro itu memimpin siswa-siswa dalam berbagai kegiatan kepramukaan. Mulai dari pelatihan hingga perlombaan. Pencapaian terbesarnya adalah saat timnya berhasil meraih juara dan mewakili Bojonegoro. Momen ini memberikan kebanggaan tersendiri dan membuktikan dedikasinya sebagai pembina.
Namun, mahasiswi 18 tahun tersebut juga menghadapi tantangan, seperti siswa yang kurang tertarik pada pramuka. Sadar akan hal ini, Ade terus berusaha mencari cara untuk membangkitkan minat dan menciptakan pendekatan yang lebih menarik bagi mereka. Dia percaya bahwa pramuka dapat membangun karakter dan keterampilan, seperti disiplin dan kerja sama.
''Dukanya di saat ada siswa yah tidak suka dengan pramuka," jelas giri pramuka di SDN Kadipaten 1 Bojonegoro.
Selain sebagai pembina, Ade juga bekerja paruh waktu sebagai barista teh di kedai es teh. Meskipun tuntutan waktu terasa berat, semangat untuk mengajar dan melihat siswa berkembang membangkitkan energi.
Ade tidak hanya ingin membawa siswanya meraih prestasi, tetapi juga meningkatkan keterampilan komunikasi dan kepemimpinan. Melalui pengalaman ini, Ade berharap dapat menginspirasi anak-anak untuk percaya pada diri sendiri dan meraih impian. (irv/msu)
Editor : Yuan Edo Ramadhana