RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Pemkab Bojonegoro menyebut telah menyiapkan lahan seluas sekitar 5,6 hektare untuk lokasi permanen sekolah rakyat (SR). Namun, diperkirakan masih kurang.
‘’Sudah disiapkan lahan SR di Kecamatan Kedewan,” kata Anggota Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DDPRD) Bojonegoro M. Choirul Anam, Rabu (17/9).
Dia melanjutkan, hal itu disampaikan saat rapat kerja bersama organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.
Menurut Choirul, sapaan akrabnya, berdasar rapat tersebut posisi pemerintah pada SR saat ini hanya melakukan proses pendataan anak dan pinjam pakai gedung sementara.
Yakni, gedung pusat pendidikan dan pelatihan (pusdiklat) milik badan kepegawaian, pendidikan, dan pelatihan (BKPP) di Desa Ngumpakdalem, Kecamatan Dander.
Sedangkan, untuk ke depannya, jelas Choirul, akan dibangunkan gedung permanen diDesa Beji, Kecamatan Kedewan seluas sekitar 5,6 hektare.
‘’Luas lahan 5,6 hektare atas nama pemkab. Namun, standar yang diminta pemerintah pusat sekitar 7 hektare, sehingga harus menambah 2 hektare lagi dan ini akan disiapkan oleh pemkab,” bebernya.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Bojonegoro Agus Susetyo Hardiyanto belum membeberkan informasi terkait luas lahan disediakan. ‘’Jangan dulu,” ucapnya.
Dikonfirmasi terpisah, Kepala Desa (Kades) Beji, Kecamatan Kedewan Rahayu Ningsih membenarkan adanya lahan pemkab di desanya.
Namun, belum menjawab terkait luasan dan informasi terkait rencana pembangunan SR di desa yang digawangi. ‘’Iya, ada (lahan pemkab di Desa Beji),” katanya. (yna/msu)
Editor : Bhagas Dani Purwoko