Rubiar bermaksud mengantarkan istrinya Apriliani bekerja di gudang tembakau Desa Tejo, Kecamatan Kanor. Tapi nahas, saat di pertigaan Sumuragung, tertabrak mobil innova hingga meninggal dunia di lokasi kejadian.
DHANI WAHYU ALFIANSYAH, Bojonegoro.
SEKITAR pukul 05.30 kemarin (8/5), Rubiar bermaksud mengantarkan istrinya Apriliani bekerja di gudang tembakau Desa Tejo, Kecamatan Kanor. Namun, pasangan suami istri (pasutri) tak sampai di lokasi kerja, motor yang ditumpanginya Mio JT nopol W-3741-NDO terlibat kecelakaan maut dipertigaan Desa Sumuragung, Kecamatan Sumberrejo.
Pertigaan di Jalan nasional Bojonegoro-Babat itu kembali memakan korban jiwa. Setelah kendaraan mio yang ditumpangi Rubiar, 50, dan istrinya Apriliani,43, itu dihantam mobil innova. Pasutri asal Desa Pekuwon, Kecamatan Sumberrejo itu, meninggal dunia di lokasi kejadian.
‘’Hendak mengantar istri kerja di pabrik rokok, tapi pas sampai pertigaan telkom tertabrak mobil,” ungkap Suri, warga Dusun Prembugan, Desa Pekuwon, Kecamatan Sumberrejo.
Tetangga korban itu menceritakan, pasutri tersebut memang selalu berangkat diantar oleh suaminya yang berprofesi sebagai petani.‘’Memang aktivitas setiap harinya begitu, selalu diantar suaminya kerja,” ceritanya kepada Radar Bojonegoro kemarin (8/5).
Menurutnya, korban yang istri merupakan warga asli Desa Simbatan Kanor, namun sudah menjadi penduduk di desanya. ‘’Meninggalkan dua anak, yang besar sudah kerja dan yang satu masih sekolah SMK,” imbuhnya.
Sementara itu, berdasarkan data Satlantas Polres Bojonegoro, kejadian tersebut melibatkan Pengemudi Kendaraan Toyota Inova nopol KT-1557-LC yakni Adi Irawan, 25, swasta, asal Surabaya.
Pasutri pengendara Mio JT nopol W-3741-NDO, dan satu pengayuh sepeda pancal, Abdul Somad, 50 warga Desa Cangaan, Kecamatan Kanor, yang juga terlibat laka beruntun.
Kanit Penegakkan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Bojonegoro Ipda Septian Nur Pratama mengatakan, bahwa pasca kejadian tersebut, pengendara mobil Innova dan barang bukti langsung diamankan oleh Satlantas. ‘’Sudah diamankan, saat ini masih didalami dan (pengemudi) kami mintai keterangan lebih lanjut,” ungkapnya.
Ipda Septian menambahkan, laka tersebut bermula saat mobil Inova yang dikendarai oleh Andi Irawan berjalan ke timur, sebelum menabrak pengendara mio dari belakang. Setelahnya, motor meluncur ke depan dan menabrak sepeda pancal yang dikayuh oleh Abdul Somad. ‘’Pengendara dan yang dibonceng motor mengalami luka luka dan meninggal dunia di TKP,” terangnya.
Sedangkan, pengayuh sepeda pancal mengalami luka-luka dan dirawat di Puskesmas Sumberrejo. Menurutnya, dugaan sementara laka tersebut akibat pengemudi mobil yang mengantuk. ‘’Sesampainya di TKP diduga mengantuk sehingga kendaraan oleng ke kiri pada saat yang sama di depannya berjalan sepeda motor,” pungkasnya. (dan/msu)
Editor : Yuan Edo Ramadhana