RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Memasuki minggu terakhir Desember 2025, dinamika penyaluran Bantuan Sosial (Bansos) PKH dan BPNT semakin intens. Banyak KPM yang mempertanyakan mengapa saldo KKS mereka masih kosong, sementara yang lain sudah melaporkan adanya pencairan. Berikut adalah analisis mendalam berdasarkan pantauan sistem SIKS-NG dan prosedur perbankan terbaru.
1. Mengapa Saldo KKS Masih Kosong? Memahami Alur SIKS-NG
Banyak KPM terjebak dalam rasa panik saat melihat status di SIKS-NG sudah "Berhasil Cek Rekening" namun saldo belum muncul di ATM. Perlu dipahami bahwa alur birokrasi perbankan memerlukan waktu:
-
Berhasil Cek Rekening: Data NIK dan Rekening sudah sinkron antara Kemensos dan Bank (Himbara).
-
SPM (Surat Perintah Membayar): Dana sedang diproses untuk diteruskan ke bank penyalur.
-
SI (Standing Instruction): Ini adalah tahap final. Setelah status SI muncul, biasanya dalam 1x24 jam atau maksimal 3 hari kerja, dana akan masuk ke saldo KKS.
2. Pencairan Susulan hingga 31 Desember 2025
Pemerintah masih melakukan penyaluran untuk KPM susulan. Ini biasanya menyasar:
-
KPM hasil Validasi Sistem (penerima baru yang menggantikan KPM yang sudah tidak layak).
-
KPM yang sebelumnya mengalami kendala data mismatch namun sudah diperbaiki oleh operator SIKS-NG desa.
-
Penerima BLT tambahan (seperti BLT El Nino atau Mitigasi jika ada kebijakan di tahun berjalan).
3. Persiapan Penyaluran Tahap 1 Tahun 2026
Bungkas Wae sering menekankan pentingnya Update DTKS. Menjelang Januari 2026, akan ada proses "Verifikasi Kelayakan" yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah. KPM bisa dicoret dari daftar penerima jika:
Baca Juga: Banjir Pencairan! Cek Bansos BPNT Tahap 4 Resmi Cair Serentak di BRI, Mandiri, dan BNI
-
Tercatat sudah mampu atau memiliki gaji di atas UMP.
-
Memiliki anggota keluarga dalam satu KK yang menjadi ASN, TNI, atau Polri.
-
Alamat tidak ditemukan atau sudah pindah tanpa melapor.
4. Tips Aman Menjelang Pencairan 2026
Agar bantuan tetap lancar di tahun depan, KPM disarankan untuk:
-
Cek Mandiri secara Berkala: Gunakan aplikasi Cek Bansos resmi milik Kemensos untuk melihat status kepesertaan.
-
Gunakan Mobile Banking: Hindari bolak-balik ke ATM yang berisiko merusak kartu KKS. Gunakan aplikasi seperti BRImo, Livin' by Mandiri, atau BNI Mobile Banking untuk cek saldo.
-
Simpan Kartu Sendiri: Jangan pernah menitipkan kartu KKS beserta PIN kepada orang lain, termasuk pendamping, untuk menghindari potongan liar atau penyalahgunaan.
Kesimpulan
Akhir Desember 2025 adalah masa krusial bagi KPM. Pastikan data Anda tetap padan dengan Dukcapil dan selalu berkoordinasi dengan operator SIKS-NG desa untuk memastikan kelancaran bantuan di Tahap 1 tahun 2026 mendatang. (*)
Editor : Bhagas Dani Purwoko