RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Pernahkah Anda merasa udara di bawah pohon terasa jauh lebih segar daripada di dalam ruangan ber-AC? Itu bukan sekadar perasaan Anda.
Pohon adalah paru-paru dunia yang bekerja tanpa henti menyaring polusi dan memproduksi oksigen (O2) melalui proses fotosintesis.
Namun, tahukah Anda bahwa tidak semua pohon diciptakan sama? Beberapa spesies pohon ternyata memiliki kemampuan luar biasa dalam menghasilkan oksigen dalam jumlah yang jauh lebih besar dibandingkan pohon lainnya.
Di tengah isu pemanasan global yang semakin mengkhawatirkan, mengenal pohon-pohon "super" ini menjadi sangat penting.
Siapa Sangka, Inilah Sang Juara Oksigen
Banyak orang mengira pohon besar seperti Beringin adalah penghasil oksigen terbanyak. Nyatanya, berdasarkan berbagai penelitian lingkungan, ada beberapa kandidat kuat yang memegang gelar ini.
1. Pohon Trembesi (Samanea saman)
Trembesi sering disebut sebagai "pohon hujan". Bukan tanpa alasan, satu pohon trembesi dewasa mampu menyerap hingga 28,5 ton karbon dioksida (CO2) setiap tahunnya.
Karena kemampuan serap karbonnya yang sangat tinggi, otomatis jumlah oksigen yang dilepaskan pun sangat melimpah.
Bentuk tajuknya yang lebar seperti payung menjadikannya pabrik oksigen raksasa yang efektif.
2. Pohon Lidah Mertua (Sansevieria)
Meski bukan pohon tinggi menjulang, tanaman ini adalah keajaiban alam. Lidah mertua mampu mengubah CO2 menjadi oksigen secara terus-menerus, bahkan di malam hari, hal yang jarang dilakukan tanaman lain. Tanaman ini sangat efektif untuk membersihkan udara di lingkungan perumahan yang sempit.
3. Pohon Bambu
Jangan remehkan bambu. Tanaman ini mampu menghasilkan oksigen 35% lebih banyak dibandingkan rumpun pepohonan lain dengan luas lahan yang sama. Bambu juga tumbuh sangat cepat, sehingga regenerasi oksigen yang dihasilkannya berlangsung dengan sangat singkat.
4. Pohon Pinus
Selain aromanya yang menenangkan, pohon pinus memiliki efisiensi tinggi dalam memproses udara. Daunnya yang berbentuk jarum memungkinkan pohon ini bekerja maksimal dalam memproduksi oksigen sepanjang tahun, baik di musim panas maupun musim hujan.
Mengapa Kita Harus Menanam Mereka Sekarang?
Dengan menanam pohon-pohon di atas, kita tidak hanya mendinginkan suhu udara di sekitar rumah, tetapi juga mengurangi risiko penyakit pernapasan.
Oksigen yang bersih meningkatkan fungsi otak dan memperbaiki sistem kekebalan tubuh. Di kota-kota besar yang padat kendaraan, keberadaan pohon trembesi atau bambu bisa menjadi penyelamat nyawa dalam jangka panjang.
Kesimpulan
Memilih pohon yang tepat untuk ditanam bukan lagi sekadar hobi, melainkan kebutuhan untuk bertahan hidup di tengah polusi yang kian mencekik.
Dengan menanam satu pohon trembesi atau beberapa pot lidah mertua, Anda sudah berkontribusi besar bagi ketersediaan udara bersih untuk generasi mendatang. (*)
Editor : Bhagas Dani Purwoko