Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Mengenal Ranitya Nurlita, Finalis 30 Terbaik Townhall Muda 2025: Susun Rekomendasi Kebijakan Lingkungan untuk Kabupaten Serang

Yana Dwi Kurniya Wati • Senin, 10 November 2025 | 16:00 WIB
BANGGA: Ranitya Nurlita, aktivis lingkungan asal Bojonegoro menerima penghargaan 30 terbaik Townhall Muda 2025.
BANGGA: Ranitya Nurlita, aktivis lingkungan asal Bojonegoro menerima penghargaan 30 terbaik Townhall Muda 2025.

 

Ranitya Nurlita bak hidup bagai musafir. Perjalanan panjang ia tempuh dari kota ke kota hingga pulau ke pulau untuk gaungkan pentingnya menjaga alam. Tapi, cintanya bagi Bojonegoro tak pernah padam.


YANA DWI KURNIYA WATI, Bojonegoro


RANITYA Nurlita, melihat dari jendela pesawat yang lepas landas dari Bandara Hanandjoeddin, Belitung perlahan terdiam. Daratan yang berlubang-lubang bekas tambang yang diabaikan itu perlahan mengecil tertutup awan. Sebuah kesedihan mendalam. Muncul pertanyaan baginya, apa yang bisa dilakukan untuk Indonesia dan Bumi?

Perempuan kerap disapa Lita itu termenung dan merasa perjalanannya ke Bali (tempatnya tinggal) kali ini cukup berbeda, bukan sekadar perpindahan tempat, melainkan sebuah perjalanan yang dirajut oleh semangat kolaborasi untuk alam dan lingkungan yang lebih baik.

"Hidup memang mengajarkan saya sebagai Musafir ulung. Dimulai dari Bojonegoro sebagai tanah kelahiran, lalu merantau ke Bogor selama tujuh tahun, dan bertahan di kerasnya ibukota Jakarta selama lima tahun," ucap Lita saat bercerita.

Kemudian, pada 2020 hingga 2022, ia memutuskan untuk backpacking, melihat langsung keindahan Indonesia dari Sabang ke Raja Ampat untuk mempertajam empati dan menggali permasalahan lingkungan tingkat tapak. Dari perjalanan ini mengantarkannya mendarat dan menetap di Bali.

"Membawa serta pelajaran terpenting dalam hidup tentang arti sebenarnya dari "bekerja sama". Menjadi Konsultan Sustainability sejak 2017 dan merintis Wastehub," imbuhnya. Perempuan kelahiran Kecamatan Bojonegoro Kota ini selalu bertumbuh dan berkembang.

Tak ingin diam, ia kembali mengharumkan nama Bojonegoro. Menjadi 30 terbaik dalam ajang Townhall Muda 2025. Sempat ingin kembali dan mengaplikasikan ilmunya di Kota Ledre ini, sayangnya Lita harus menerima keputusan menjajalkan proyeknya di daerah lain. Yakni, di Serang, Banten.

"Bersama masyarakat, kami merancang sejumlah inisiatif. Rencananya, akan dibentuk Bank Sampah, di mana sampah daur ulang bisa dijual ke off taker, sementara sampah residu akan diangkut menggunakan dump truck," jelasnya.

Lita mengatakan, dalam proyek digarapnya itu berjalan dengan kolaborasi. Di antaranya bersama Ade Afrilian Saputra, anggota MUDA30 dan Zulfikar Dabby dari Eco Living, yang sesama tim Ijen Jayawijaya di Townhall Muda 2025.

"Puncak kolaborasi tim Ijen Jayawijaya ini Webinar Forum Townhall Muda Kabupaten Serang pada 21 Agustus lalu," tambah Pendiri dan Managing Director Wastehub itu. Dia menyampaikan, dari evaluasi mendalam terhadap rencana aksi 100 Hari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang dan data survei lokal, timnya menyusun rekomendasi kebijakan.

Dia menjelaskan, data survei mengungkap tantangan: 66,4 persen responden tidak memiliki kebijakan pengelolaan sampah, dengan tantangan utama berupa rendahnya kesadaran (25,7 persen) dan kurangnya edukasi (20 persen).

"Melihat data ini, kami semakin yakin bahwa untuk mendukung Serang Bebas Sampah, diperlukan langkah-langkah konkret seperti peraturan bupati yang jelas, peningkatan kapasitas guru dan ASN, serta penyediaan sarana yang merata," ujarnya.

Lulusan Fakultas Perikanan dan Ilmi Kelautan Institut Pertanian Bogor (IPB) itu berpesan warisan yang bisa ditinggalkan untuk bumi adalah jejak kerja sama berkelanjutan. Percaya energi kolaboratif akan melipatgandakan dampak yang diberikan. "Carilah mitra bukan pesaing," tuturnya. (yna/bgs)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#Alam #serang #Banten #Townhall #indonesia #musafir #bangka belitung #bali #Bogor #Eco Living #bojonegoro #tambang #raja ampat #muda