Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Muhammad Aksa Alkhalifi, Juara 2 Kategori KB Gebyar PAUD Festival Finger Painting 2024: Sering Corat-coret Dinding Rumah

Yuan Edo Ramadhana • Jumat, 29 November 2024 | 21:30 WIB
JUARA: Muhammad Aksa Alkhalifi berhasil meraih Juara 2 Kategori KB Gebyar PAUD Festival Finger Painting 2024. (DEWI SAFITRI/RADAR BOJONEGORO)
JUARA: Muhammad Aksa Alkhalifi berhasil meraih Juara 2 Kategori KB Gebyar PAUD Festival Finger Painting 2024. (DEWI SAFITRI/RADAR BOJONEGORO)

 

Muhammad Aksa Alkhalifa sebelum lomba finger painting, mematangkan persiapan dengan latihan bersama orang tua. Siswa KB Al Hikmah Sidorejo tersebut sukses meraih Juara 2 Kategori KB Gebyar PAUD Festival Finger Painting 2024.


DEWI SAFITRI, Bojonegoro


TUMPAHAN pewarna pasta di lantai rumah menjadi bukti keseriusan Muhammad Aksa Alkhalifa dalam persiapan lomba pada Gebyar PAUD Festival Finger Painting 2024.

‘’Sejak pihak sekolah mengumumkan akan diadakan seleksi untuk dikirim ke Bojonegoro. Sangat antusias dan semangat untuk belajar, bahkan membeli pewarna pasta sendiri untuk latihan,’’ tutur ibunya Aksa, Dwi Yulianingsih.

Aksa berlatih finger painting bersama orang tuanya. Keseruan belajar bersama Ibu dan Ayahnya. Meski belum diketahui bakatnya, namun kerap corat-coret menggunakan krayon di buku tulis hingga tembok rumahnya.

Bahkan, gurunya mengakui salah satu siswa KB Al Hikmah Sidorejo, Kecamatan Kedungadem itu memang hobi memadukan warna. Setiap mewarnai satu objek, Aska dapat mengaplikasikan berbagai warna.

Hobi tersebut menjadi bekal awal Aksa dalam mengikuti lomba finger painting kolaborasi bersama orang tua. Putra usia 3 tahun 11 bulan tersebut bahkan sukses meraih Juara 2 Kategori KB Gebyar PAUD Festival Finger Painting 2024.

‘’Senang sekali. Aksa sangat gembira saat bertemu banyak peserta seusianya dari berbagai kecamatan, masya Allah,’’ kata Yulianingsih.

Perempuan tinggal di Dusun Bendo, Desa Sidorejo, Kecamatan Kedungadem tersebut mengatakan, dalam proses latihan terkadang perlu membujuk Aksa agar mau berlatih, tanpa adanya pemaksaan. Dengan sabar dan telaten menemani sang anak untuk berlatih. Selain itu, juga memberi pengertian kepada Aksa supaya tidak rewel ketika berada di lokasi lomba.

Menurutnya, karena finger painting merupakan kegiatan melukis dengan jari. Jadi, berbeda dengan mewarnai menggunakan krayon atau kuas.

Sehingga, memang diperlukan banyak latihan agar terbiasa. Tidak sekadar digosok-gosok, tapi harus benar-benar terlihat guratan jari. Sehingga, menjadikan karya finger painting sangat unik.

Sederet pengalaman luar biasa didapatkan Aksa selama mengikuti lomba. Bahkan, kebahagiaan hadir ketika perjalanan menggunakan elf bersama rombongan menuju lokasi lomba Gebyar PAUD

Festival Finger Painting 2024. Aksa aktif menanyakan berbagai hal yang ditemuinya. Seperti, ketika melihat kereta api melintas dan berbagai hal lainnya.

‘’Alhamdulillah bisa menemani anak lomba mewakili sekolah. Semoga dengan juara ini dapat menjadi motivasi bagi Aksa ke depan. Bahwa dia bisa meraih apa yang diinginkan asal mau belajar dan berusaha,’’ pungkasnya. (*/msu)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#Latihan #kuas #tembok #finger painting #Lomba #warna #Kedungadem #krayon #Paud #melukis #Sidorejo #bojonegoro #pasta #gebyar paud #orang tua #Jari #paint #pewarna