Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Harga Bibit Tembakau di Kabupaten Bojonegoro Tembus Rp 40 Ribu

Hakam Alghivari • Rabu, 8 Mei 2024 | 20:40 WIB

 

Petani tembakau.
Petani tembakau.

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Memasuki musim kemarau rerata petani mulai menggarap lahan dengan menanam tembakau. Seperti petani di Kecamatan Sugihwaras, dan Kedungadem.

Petani mengeluhkan harga bibit yang dianggap cukup mahal, karena mencapai Rp 40 ribu per seribu bibit.

‘’Prediksi (harga) akan naik ketika musim tanam serentak besok,” ujar Parno, warga Desa Glagahan, Kecamatan Sugihwaras Selasa (7/5).

Menurut dia, saat ini di desanya sedang persiapan lahan tembakau. Mulai mengolah lahan hingga pembibitan. ‘’Pembenihan ini menyiapkan bibit untuk ditanam. Memakan waktu 30 sampai 40 hari,” jelas pria 60 tahun itu.

Menurut dia, proses pembibitan menguntungkan sebagian orang. Sebab, tidak semua petani tembakau melakukan. Sehingga memiliki nilai jual. Seperti per Selasa (7/5) kemarin harga mencapai Rp 40 ribu per seribu bibit.

‘’Sebelumnya tembus Rp 60 ribu per seribu bibit. Jualnya dihitung per bibit,” tuturnya.

Dia memprediksi, beberapa waktu ke depan ketika musim tanam serentak harga bibit akan mengalami kenaikan. Serta, lanjut dia, harga bibit lebih prospek dibanding daun tembakau.

‘’Menurut saya naik turunnya harga tembakau bukan karena jenis atau kualitasnya. Tapi, harga dari tengkulak,” bebernya.

Zamat warga Desa Geger, Kecamatan Kedungadem menambahkan, lahannya memasuki musim tanam. Dia menanam hingga 2.500 bibit hasil membeli dari Kecamatan Sugihwaras.

‘’Harganya Rp 40 ribu per seribu bibit,” ungkap pria 63 tahun itu. (yna/msu)

Editor : Hakam Alghivari
#harga #bojonegoro #tembakau