Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Yuk

Bawaslu Blora Mitigasi Hoaks Jelang Pemilu

Hakam Alghivari • Rabu, 22 November 2023 | 19:57 WIB

 

TANGKAL: Ketua Bawaslu Blora Andyka Fuad Ibrahim (kiri) berjabat tangan dengan Ketua PWI Blora Heri Purnomo guna bekerja sama dalam upaya menangkal berita hoaks jelang pemilu 2024.
TANGKAL: Ketua Bawaslu Blora Andyka Fuad Ibrahim (kiri) berjabat tangan dengan Ketua PWI Blora Heri Purnomo guna bekerja sama dalam upaya menangkal berita hoaks jelang pemilu 2024.

BLORA,Radar Bojonegoro - Rawan penyebaran be­rita hoaks jelang Pemilu 2024, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Blora lakukan upaya mitigasi. Mengingat telah mendekati masa kampanye. Di antaranya menggandeng para jurnalis media mainstream sebagai bentuk penangkalan.

Ketua Bawaslu Blora Andyka Fuad Ibrahim me­ngatakan, tak bisa ­dipungkiri kerap kali menjelang pemilu terjadi black campaign hingga kabar hoaks yang sengaja dihembuskan pihak-pihak tak bertanggungjawab.

Karena itu, diperlukan ­peran para jurnalis memberikan kabar terang ke ­masyarakat. ’’Untuk itu kami menjalin MoU (memorandum of understanding) dengan teman-teman media sebagai fungsi pengawasan dan kehumasan,” tegasnya.

Menurutnya, bawaslu perlu bersinergi dengan para pelaku media untuk me­nyampaikan informasi se­suai fakta ke publik. Se­hingga, ada literasi kepemiluan yang bisa didapatkan masyarakat. ’’Kami ingin menekan produksi hoaks selama pemilu 2024,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua PWI Blora Heri Purnomo menambahkan, bahwa media dalam pemilu harusnya berwajah malaikat. Yakni, menyampaikan in­for­­masi yang terang, jelas, dan bertanggung­jawab. ’’Pemberitaan harus kre­dibel. Jangan mendukung satu pihak tertentu,” imbuh­nya.

Ia pun mengingatkan agar para rekan-rekan media dapat menjadi jembatan mengedukasi masyarakat terkait kepemiluan. Begitu pun dengan Bawaslu, diharapkan dapat secara ­responsif memberikan informasi dan data. Selama itu tidak dikecua­likan sebagai sesuatu yang dilarang. ’’Informasi yang di­sampaikan ke publik ja­ngan menyesatkan, karena media harus edukatif juga,” tambahnya. (hul/bgs)

 

 

Editor : Hakam Alghivari
#Jelang #mitigasi #pemilu #Bawaslu #hoaks #blora