LAMONGAN, Radar Lamongan - Fakultas Teknik Universitas Islam Lamongan (Unisla) sukses menggelar Yudisium ke-XX tahun akademik 2022/2023, kemarin (31/8). Rapat senat terbuka yang digelar di aula lantai 3 gedung pasca sarjana Unisla tersebut diikuti 224 mahasiswa dari tiga program studi. Meliputi teknik elektro sejumlah 41 mahasiswa, teknik sipil sejumlah 89 mahasiswa, dan teknik informatika sebanyak 94 mahasiswa.
Dekan Fakultas Teknik Unisla, Arief Budi Laksono, ST, MT menyampaikan selamat dan sukses kepada para mahasiswa yang telah lulus akademiknya. Momen istimewa ini perlu disyukuri bersama, karena dalam perjalanan akademiknya para mahasiswa menghadapi berbagai tantangan yang akhirnya lulus tepat waktu.
‘’Ini bukti nyata bahwa dengan kerja keras, dedikasi, dan ketekunan akan membawa hasil yang gemilang,’’ ucap Arief, sapaan akrabnya.
Dia mengatakan, Fakultas Teknik Unisla merupakan wadah untuk menciptakan bakat-bakat cemerlang, untuk kemudian dikembangkan menjadi tenaga profesional, handal, dan inovator masa depan. Di sini mahasiswa tidak hanya menguasai teori-teori, tetapi juga menerapkan ilmu pengetahuan dalam proyek-proyek nyata. Oleh karena itu, mahasiwa dituntut untuk mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi yang serba cepat.
‘’Ini salah satu hal yang kita tekankan di fakultas ini, dan kami optimis dengan ilmu dan pengalaman yang didapat, lulusan kita siap menghadapi tantangan di dunia usaha maupun kerja,’’ ujar Arief, sapaan akrabnya.
Dalam yudisium tahun ini, Arief mengaku bangga dengan berbagai deretan capaian prestasi yang diraih mahasiswa dan dosen Fakultas Teknik Unisla. Di antaranya, Jurnal Teknika Unisla berhasil me-upgrade akreditasinya dari sinta 5 menjadi sinta 3. Tiga mahasiswa Fakultas Teknik Informatika, lewat karyanya berupa soap with water hyachinth plant formula berhasil meraih silver medal pada ajang international yaitu euroinvent yang digelar di Rumania. Serta dosen Fakultas Teknik Unisla telah menyelesaikan kuliah program doctoral (ilmu komputer) di ITS yaitu Dr. Nur Nafi’iyah, S,Kom., M.Kom.
‘’Dengan capaian ini, diharapkan menjadi nilai tambah untuk reakreditasi teknik informatika Tahun 2024, dari akreditasi predikat B menjadi baik sekali,’’ harap Arief.
Senada, Rektor Unisla, Dr. Abdul Ghofur, SE, M.Si menuturkan, kini sudah zaman revolusi industri 4.0, mahasiswa selain dituntut untuk menyesuaikan dengan perkembangan teknologi, tak kalah penting adalah peruntukannya.
‘’Pergunakan ilmu dengan sebaik-baiknya di masyarakat dan bijak memanfaatkanya,’’ pesannya. ‘’Jaga almamater, selalu sambung silaturahim dan koordinasi dengan fakultas atau universitas serta selalu berdoa kepada orang tua dan guru-guru,’’ imbuhnya.
Ketua Panita Yudisium, Dr. Sugeng Dwi Hartantyo, ST, MT mengatakan, saat ini masih kemerdekaan RI, maka temanya adalah Bhineka Tunggal Ika. Sehingga mahasiswa dan pimpinan Fakultas Teknik Unisla beserta jajarannya mengenakan pakaian adat dari berbagai provinsi.
‘’Banyak perbedaan di Fakultas Teknik Unisla ini, dengan potensi dan segala kelebihannya disatukan dalam satu wadah yakni fakultas teknik. Unisla adalah kita, kita adalah Unisla,’’ ujar Wakil Dekan Fakultas Teknik Unisla ini. (lam)