Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Yuk

Jargas di Bojonegoro Belum Bertambah, Begini Sikap PGN

M. Yusuf Purwanto • Kamis, 15 Juni 2023 | 20:46 WIB
CEK PEMAKAIAN: Warga melihat meteran jargas di rumahnya. Hingga kini PGN telah mencabut 1.050 jargas di Bojonegoro. (WAHYU DHANI ALFIANSYAH/RDR.BJN)
CEK PEMAKAIAN: Warga melihat meteran jargas di rumahnya. Hingga kini PGN telah mencabut 1.050 jargas di Bojonegoro. (WAHYU DHANI ALFIANSYAH/RDR.BJN)
BOJONEGORO, Radar Bojonegoro - Kelangkaan gas elpiji subsidi yang sempat terjadi di Bojonegoro memunculkan spekulasi, membuat warga kelas menengah ke bawah tertekan. Kondisi itu tidak berlaku bagi sebagian kecil masyarakat pengguna jaringan gas (jargas). Meski bisa jadi alternatif, namun jargas di Bojonegoro belum bertambah.

Penambahan jargas oleh Perusahaan Gas Negara (PGN) masih menanti inisiatif pemerintah daerah setempat.

Subholding Gas PT Pertamina (Persero) PGN Area Head Bojonegoro Muhammad Arif mengatakan, jaringan gas rumah tangga (jargas) bisa menjadi alternatif adanya kelangkaan elpiji 3 kilogram (kg). Namun, pihaknya mengaku tidak bisa serta merta memasang instalasi jaringan gas. Karena proyek pemasangan instalasi pipa gas sendiri harus berdasarkan inisiatif pemerintah daerah (pemda) yang diserahkan kepada Kementerian ESDM.

“PGN bertugas mengelola dan mengoperasikan, dan aset tentu punya pemerintah daerah,” ungkapnya.

Dirinya menambahkan, dari analisa yang dilakukan PGN sebagai pengelola jargas, masyarakat yang berhenti berlangganan ini sebagian besar berasal dari wilayah pedesaan dan dekat hutan.

Mereka sebelumnya untuk kebutuhan memasak masih menggunakan bantuan kayu bakar. Setelah harus membayar, sehingga merasa keberatan. (dan/rij) Editor : M. Yusuf Purwanto
#jargas #Kelangkaan Elpiji 3 Kg #bojonegoro #pgn