Azizah Putri Medina, siswi kelas tiga SMP mengatakan, tertarik jurusan IT khususnya rekaya perangkat lunak (RPL). ‘’Dapat mendalami tentang perangkat lunak dan membuat dokumen. Saya suka dari SD, ingin masuk SMK jurusan itu,” katanya.
Linda Amelia Sari siswi kelas tita SMK mengatakan, memilih jurusan RPL karena berguna ke depan yang serbacanggih. ‘’Jadi semacam ilmu pasti dapat digunakan setiap saat. Meski awalnya permintaan orang tua,” ujarnya.
Kasi SMK Cabang Dinas Pendidikan (Cabdisdik) Jatim Wilayah Bojonegoro-Tuban Agung Prijono mengatakan, minat peserta didik masuk SMK cenderung stabil. Ada kompotensi keahlian kelebihan pagu dan kekurangan pagu. ‘’Banyak peminatnya itu bidang keahlian IT. Sedangkan, belum banyak dikenal jurusan perminyakan,” kata Agung.
Rusmani, Bendahara bantuan operasional sekolah (BOS) SMKN 2 Bojonegoro mengatakan, pada 2022 pagu sekolah terpenuhi di semua jurusan. ‘’Tertinggi di jurusan teknik komputer jaringan (TKJ),” bebernya.
Nanang Arif Sugianto guru SMKN 5 Bojonegoro mengatakan, pada 2022 pagu tidak terpenuhi di jurusan energi terbarukan dan agribisnis pengolahan hasil pertanian. (yna/rij) Editor : M. Yusuf Purwanto