LAMONGAN, Radar Lamongan - Keisya Nataneila Maheswari Arvian berlatih rutin ilmu bela diri. Dia berjaga – jaga ada kejuaraan kickboxing maupun wushu.
‘’Untuk kapannya kejuaraan itu, juga saya belum tahu. Biasanya dalam satu tahun, bisa ada 4 - 6 kejuaraan yang bisa saya ikuti,’’ ujar peraih juara Ngawi Kickboxing Challenge Open 2024 itu.
Keisya senang bisa menguasai ilmu bela diri dan mengikuti kejuaraan. Selain dapat piagam saat berprestasi, dia juga bisa menambah teman baru.
‘’Untuk hobi olahraga saya suka lari, wushu sanda, kickboxing,'' kata siswi SMAN 1 Lamongan.
Remaja 17 tahun ini mengaku olahraga yang pertama dia tekuni adalah wushu sanda. Yakni saat kelas 9 SMP. Dari cabor ini, dia meraih prestasi dari berbagai kejuaraan.
‘’Kesan saya ikut latihan cukup menyenangkan dan seru juga karena program latihannya juga seru,'' ujar juara kejurkab wushu sanda antarpelajar Lamongan kelas 52 kg putri pada 2023 tersebut.
Menurut Keisya, kejuaraan wushu jarang digelar. Justru kickboxing yang banyak kejuaraannya. Tempat latihannya dua cabor itu jadi satu di Kecamatan Kedungpring.
Keisya membutuhkan waktu sekitar 30 menit mengendarai motor dari rumah menuju tempat berlatihnya. ‘’Untuk target ke depan, saya mau meraih prestasi yang lebih baik lagi dari yang sebelumnya,'' ucap peraih juara 3 Porprov VIII 2023 cabor wushu sanda kelas 48 kg putri ini. (sip/yan)
Editor : Hakam Alghivari