LAMONGAN, Radar Lamongan - Kebanyakan remaja sekarang cenderung lebih suka musik luar negeri. Berbeda halnya dengan R.Rr. Lintang Kusumastuti, yang menggemari tembang macapat Jawa.
Ketertarikannya pada sastra asli tanah air tersebut, karena suaranya cocok dengan lagu Jawa. Sedangkan kalau menyanyikan lagu berbahasa Inggris atau Indonesia, dia merasa kurang cocok di nada dan temponya.
‘’Jadi hobinya menyanyi lagu tembang macapat Jawa, dengan liriknya penuh makna,’’ ujar juara satu video pajak dan generasi muda oleh DJP KPP Pratama Lamongan Tahun 2023 ini.
Lintang, sapaan akrabnya semakin bangga menggemari tembang macapat Jawa. Sebab, berdasarkan pengamatannya, banyak orang Jawa yang lupa Jawanya. Sehingga, dia tidak ingin menjadi remaja yang ikut tren kebarat-baratan.
Ke depan, cewek asal Desa Moropelang, Kecamatan Babat ini ingin terus melestarikan budaya dan adat Jawa. Terutama bisa memperkenalkan kepada orang luar negeri, jika budaya dan adat Jawa itu beragam.
‘’Jadi kegiatan apapun, saya menyumbang lagu Jawa. Saya juga minat mempelajari tulisan Jawa,’’ kata juara favorit video kemeriahan HUT RI se-Kabupaten Lamongan Tahun 2023 ini.
Cewek berusia 17 tahun ini juga berniat membuat konten tentang kaver lagu tembang macapat Jawa. Konsepnya, setiap lagu yang dinyanyikan, bakal di-review arti dan maknanya. Tujuannya untuk memberi edukasi ke masyarakat.
‘’Salah satu lagu yang sering didengarkan dan dilantunkan yakni maskumambang. Maknanya cukup dalam. Yakni memohon kemudahan dan kasih sayang dari Tuhan, untuk bisa menjalani hal baik,’’ ucap siswi MAN 2 Lamongan ini. (sip/ind)
Editor : Hakam Alghivari