BLORA, Radar Bojonegoro - Tempat Wisata Tirtonadi mulai dilirik investor. Diketahui, proposal penawaran tersebut masih perlu pendalaman oleh pihak terkait. Menurut Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Dinporabudpar) Blora, investor tersebut berasal dari Surakarta.
Hanya, masih belum pasti kapan akan dilaksanakan. Sebab, masih banyak tahapan yang diperlukan hingga mencapai kata sepakat. Dinporabudpar berharap hal ini terealisasi.
Kepala Bidang (Kabid) Pariwisata Dinporabudpar Blora Budi Riyanto mengatakan, pihaknya telah menerima proposal tersebut. Namun, memang masih dalam tahapan pembahasan lintas instansi. ‘’Sudah masuk, tapi belum deal. Masih banyak tahapan ke depannya. Untuk waktu pengerjaan dan lain-lain masih belum tahu,” terangnya.
Menurutnya, tahapan ke depannya masih panjang. Karena juga diperlukan tim peneliti dalam meneliti berkas-berkas tersebut. ‘’Kalau bisa ya secepatnya beres. Ini nanti juga bisa berdampak positif bagi pedagang di sekitaran situ,” ungkapnya.
Budi bersyukur ada investor melirik tempat wisata yang pernah berjaya pada masanya itu. Ia akui, bila dibebankan pemerintah agak berat mengoperasikan Tirtonadi. Apalagi, memperbaiki tempat wisata yang berada di tengah kota itu.
‘’Kami bersyukur ada yang melirik. Untuk nominal juga belum tahu. Kami akan upayakan, karena ini sesuatu yang harus dikejar supaya wajah Tirtonadi ini kembali berjaya seperti dulu,” tuturnya.
Sementara itu, Jack, salah satu pedagang di Tirtonadi mengatakan, tempat wisata tersebut memang sudah tak seramai dulu. Dan, Tirtonadi sempat ditutup total saat pandemi lalu.
‘’Tempatnya memang perlu dibersihkan, ditingkatkan fasilitasnya. Intinya perlu sentuhan. Mendengar kabar kalau ada investor ini bisa jadi kabar baik juga bagi kami (para pedagang). Harapannya bisa berjaya lagi,” jelasnya.
Sebelumnya juga diberitakan, lingkungan Tirtonadi berserakan sampah. Tanpa basa-basi, dinas terkait sesarengan langsung membersihkan lingkungan tersebut. Hal ini sempat menjadi sorotan warga Blora. (hul/bgs)
Editor : M. Yusuf Purwanto