BLORA, Radar Bojonegoro - Dua tulang fosil gajah purba ditemukan lagi di bekas longsoran dekat situs Kedung Wedus, Desa Kapuan, Kecamatan Cepu. Diperkirakan berusia 300 ribu tahun. Penemuan itu menambah daftar benda purbakala di Rumah Artefak Blora.
Sekitar dua minggu lalu warga Desa Kapuan menemukan dua tulang gajah purba di situs Kedung Wedus. Baru kami pindahkan ke Rumah Artefak beberapa hari lalu," tutur Lukman pengelola Rumah Artefak Blora Jumat (23/6).
Ia menerangkan, kedua tulang fosil gajah purba tersebut berupa fosil tulang femur (paha) dan tulang betis dari gajah purba Stegodon. Penemuan tersebut diketahui oleh warga di dekat longsoran Situs Kedung Wedus atau sungai purba tak jauh dari permukiman warga.
Titik penemuan sekitar satu meter dari penemuan fosil gigi Stegodon sebelumnya. Sekarang tulang purba kami lapisi dengan bahan kimia agar lebih awet," ujar Lukman.
Tulang paha diperkirakan memiliki berat hingga 70 kilogram dengan panjang 90 sentimeter (cm). Sedangkan tulang kering diperkirakan memiliki berat hingga 50 kilogram dengan panjang 80 cm. Kedua benda purba itu ditemukan saat warga konservasi Situs Kedung Wedus yang longsor. (luk/rij)
Editor : M. Yusuf Purwanto